JABAR EKSPRES – Mengajarkan anak untuk berpuasa merupakan keharusan bagi orang tua, mengingat puasa Ramadhan adalah kewajiban bagi setiap muslim. Namun bolehkan Anak belajar puasa setengah hari? di artikel ini akan dijelaskan alasannya dan manfaat puasa bagi anak.
Untuk ayah bunda yang mengalami kesulitan dalam mengajarkan anak berpuasa khususnya di bulan Ramadhan, bisa menggunakan metode puasa setengah hari ini.
karena metode ini sangat cocok diterapkan kepada anak yang mulai pertama kali belajar berpuasa.
Baca Juga:Kenali 6 Waktu Mustajab Berdoa, Salah Satunya Bulan RamadhanLink Tes IQ Gratis Online, Uji Kepintaranmu Buktikan Kamu Jenius
Mengingat aktivitas anak yang tinggi, sehingga dia juga membutuhkan asupan makanan untuk menjadi tenaga.
Khawatirnya bila langsung tidak makan dan minum seharian, maka anak tidak mendapat asupan yang cukup, anak-anak rentan rewel dan mengalami komplikasi yang lebih serius, seperti kelemahan, kelelahan, dan hipoglikemia.
Dilansir dari lama Hellosehat, alasan lainnya adalah anak-anak dianggap sebagai salah satu yang memiliki risiko, selain ibu hamil, menyusui dan orang yang sedang sakit.
Hal ini karena tubuh anak masih dalam masa tumbuh kembang serta sistem metabolisme yang berbeda dari orang dewasa.
Anak membutuhkan asupan cairan dan energi yang lebih banyak untuk bisa bertumbuh dan berkembang secara sehat, terutama perkembangan otak anak.
Pengaruh lain bila anak tiba-tiba harus puasa seharian tanpa latihan dulu adalah bisa mengalami penurunan konsentrasi karena kelaparan.
Sebuah studi di Baylor College of Medicine, mengungkap, orang tua perlu melakukan pertimbangan terkait kondisi masing-masing anak sebelum memutuskan untuk mengajarkan anak berpuasa.
Baca Juga:Update Harga HP Samsung Terbaru April 2023, Cocok Untuk Abadikan Momen LebaranmuKronologi Pengungkapan Mbah Slamet, Dukun Pengganda Uang di Banjarnegara yang Habisi 11 Korbannya
Hal ini termasuk kondisi kesehatan secara keseluruhan, tingkat aktivitas, dan ketahanan diri terhadap rasa lapar.
Karenanya sangat penting untuk mengajarkan anak berpuasa dengan metode latihan puasa setengah hari.
Caranya adalah, anak ikut makan sahur diwaktu yang sama dengan orang tua, yakni sebelum Subuh, dengan porsi yang biasa anak konsumsi.
Jangan lupa keseimbangan gizi juga menjadi faktor yang harus diperhatikan, karena anak membutuhkan gizi yang seimbang untuk pertumbuhannya.
Selanjutnya ketika orang tua lanjut puasa hingga magrib, maka anak diperbolehkan berbuka puasa saat terdengar adzan dhuhur.
