Integrasi Jaringan IOH Terus Diakselerasi, Pastikan Sinyal Kuat untuk Seluruh Jawa Barat

Ilustrasi pemasangan Integrasi Jaringan IOH untuk memastikan kekuatan sinyal diseluruh Jawa Barat
Ilustrasi pemasangan Integrasi Jaringan IOH untuk memastikan kekuatan sinyal diseluruh Jawa Barat
0 Komentar

BANDUNG– Sejak resmi beroperasi pascamerger pada 4 Januari 2022 lalu, Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) terus mengintegrasikan lebih dari 43 ribu pemancar jaringan (sites) di seluruh Indonesia dengan teknologi Multi Operator Core Network (MOCN).

SVP–Head of Region Central & West Java Indosat Ooredoo Hutchison, Swandi Tjia, mengatakan, pihaknya terus mengakselerasi pengintegrasian jaringan di Regional Jawa Barat.

“Harapannya ini dapat menggerakkan ekosistem digital masyarakat di tanah Pasundan sehingga mereka mampu menikmati jaringan yang lebih luas, kecepatan seluler yang lebih tinggi, inovasi yang lebih besar, serta pengalaman menggunakan
internet yang semakin nyaman,” ucapnya.

Baca Juga:Kasus Gagal Ginjal Progresif Terus Bertambah, Pemprov Jabar akan Bentuk Satgas Khusus.Kondisi Terkini Mahasiswi Korban Penusukan Petugas Sensus Gadungan, Pemeriksaan Polisi Tunggu Tazkia Pulih

Hingga kini prosesnya sudah lebih dari 50% secara nasional dan ditargetkan sebagian besarnya akan selesai di akhir tahun 2022.

Menurut Swandi, proses integrasi jaringan ini bertujuan untuk menghadirkan layanan telekomunikasi digital berkelas dunia dengan kecepatan dan jangkauan jaringan yang lebih baik bagi pelanggan.

“Pengalaman mengesankan ini pun, kami hadirkan di wilayah Jawa Barat yang saat ini sudah berhasil melakukan integrasi sebanyak lebih dari 1.600 sites dari total sekitar
4.300 sites atau sekitar 40%,” tambahnya.

Capaian tersebut terbagi ke dalam beberapa klaster yang sudah terintegrasi mencapai di atas 50% antara lain, Kota Bandung, Indramayu, Majalengka, Subang, Banjar, dan Tasikmalaya-2.

Menyusul di persentase kisaran 20%-49% integrasi telah berhasil dirasakan di wilayah Cimahi, Sumedang, Cianjur Utara, Kuningan, Garut, serta Tasikmalaya-1.

Dalam prosesnya, IOH menggunakan teknologi Multi Operator Core Network (MOCN) yang berbagi spektrum frekuensi. IOH berkolaborasi dengan beberapa mitra strategis seperti Huawei, Ericsson, dan Nokia dalam melakukan proyek yang diberi
nama Supernova.

Keahlian dan pengalaman global dari masing-masing mitra berkontribusi dalam pencapaian target proyek yang termasuk integrasi jaringan dengan periode tercepat yang pernah ada di Indonesia untuk jaringan berskala besar ini.

Baca Juga:Jadwal Babak Empat Besar Denmark Open Hari Ini 22 Oktober 2022, Kevin/Marcus Siap Hadapi Pasangan MalaysiaGeger, Mahasiswi Bogor Ditusuk Orang yang Menyamar jadi Petugas Sensus

Sementara itu, District Operation Head–West Java Indosat Ooredoo Hutchison, Fari Salman Suhud mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk berfokus pada peningkatan pengalaman pelanggan.

“Kami akan memonitor performa jaringan serta memantau pengalaman pelanggan secara real-time untuk memastikan hal tersebut,” ujarnya.

Integrasi jaringan membawa kampanye #IOHSatuJaringan. Setelah proses integrasi ini selesai, pelanggan akan menikmati jaringan yang lebih luas, kualitas jaringan indoor yang lebih baik, serta internet yang lebih cepat, tak terkecuali untuk pelanggan di Jawa Barat. (*)

0 Komentar