Empat Orang Tewas dalam Tabrakan Bus Peziarah di Panjalu

Empat Orang Tewas dalam Tabrakan Bus Peziarah di Panjalu
TANGKAPAN LAYAR: Kecelakaan maut di Ciamis.
0 Komentar

CIAMIS – Empat orang dikabarkan meninggal dunia dalam kecelakaan bus karena rem blong di Ciamis, Sabtu, (21/5/2022).

Bus tersebut mengalami kecelakaan tepatnya di Jalan Raya Panjalu, Dusun Paripurna, Desa Payungsari, Kecamatan Panumbangan, Kabupaten Ciamis.

Bus yang membawa rombongan tersebut sedang menempuh rute ziarah dari Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang, tujuan ke Cirebon, Panjalu-Ciamis dan Pamijahan-Tasikmalaya.

Baca Juga:Bus Rombongan Peziarah Tabrak Sejumlah Kendaraan dan Rumah di Panjalu, Jumlah Korban Masih DipantauRabbani Uniform Siap Fasilitasi Masyarakat yang Ingin Punya Baju dengan Desain Ekslusif

Mereka adalah rombongan ziarah dari Majelis Taklim Tarbiatul Muftabi’in yang berasal dari Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten.

Perjalanan tersebut menggunakan dua bus, mengangkut 118 penumpang.

Nahas, ketika tiba di lokasi kejadian bus tersebut diduga mengalami rem blong.

Bus tersebut terlebih dahulu menabrak microbus, mobil boks, dan sepeda motor.

Ketika menemui jalan menurun, bus PO Pandawa datang dari arah Panjalu menuju Panumbangan menabrak kendaraan microbus yang sedang berhenti di pinggir jalan sebelah kiri.

Belum berhenti, bus PO Pandawa tersebut menabrak sepeda motor dan mobil Box dari arah berlawanan.

Lalu baru berhenti setelah menabrak rumah yang ada di posisi kanan jalan.

Kabid Humas Polda Banten Kombes Shinto Silitonga dalam keterangannya mengatakan, dalam peristiwa kecelakaan itu sebanyak empat korban meninggal dunia.

Baca Juga:Hadirkan Kolaborasi Penyeragaman, Rabbani Siap Sulap Pakaian Lembaga Lebih ModisTak Kebagian Tiket Konser Allo Bank, Rombongan Asal Bandung Tetap Datangi Idol Kpop di Jakarta

“Hingga dini hari ini, ada empat korban meninggal dunia yang saat ini ada di RSUD Ciamis, yaitu Ibu Hj Sri Mulyani (45), warga Sukamulya, Tangerang,” katanya, Minggu, (22/5).

Dua korban dari Payungsari yakni Bapak Feri dan Ibu Enok. Ibu Omah dari Pagerageng. Pihaknya menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya sejumlah korban itu. (Fin-red)

0 Komentar