KIEV – Setelah mengadakan pertemuan antara para pemimpin NATO, pada jumat (25/2) lalu. NATO secara resmi memberikan pernyataan sikapnya terkait konflik perang yang terjadi antara Rusia dan Ukraina.
NATO dengan tegas meminta kepada Rusia untuk menghentikan perang yang dinilai tidak masuk akal tersebut.
“Rusia segera menghentikan serangannya, menarik semua pasukannya dari Ukraina, dan kembali ke jalur dialog dan menjauh dari agresi,” kata Sekretaris Jenderal NATO, Jens Stoltenberg, dari lama resmi NATO, Sabtu (26/2).
Baca Juga:Ganjil Genap Minggu Kedua, Dishub Klaim Sukses Turunkan Mobilitas KendaraanMensos Berikan Trauma Healing Untuk Korban Gempa Pasaman Barat
Para pemimpin NATO menyetujui tanggapan kolektif mereka terhadap invasi Rusia yang tidak beralasan dan tidak dapat dibenarkan ke Ukraina.
Mitra dekat NATO Finlandia, Swedia dan Uni Eropa juga bergabung dengan para pemimpin Sekutu untuk membahas “ancaman paling parah terhadap keamanan Euro-Atlantik dalam beberapa dekade.” tulisnya dalam keterangan resmi dilaman NATO tersebut.
Sementara kondisi terakhir, perang antara Rusia dan Ukraina, hari ini, Sabtu (26/2). Dikabarkan, Militer Ukraina melaporkan telah menembak jatuh sebuah pesawat.
Perang Rusia dan Ukraina hari ini, telah memasuki hari ketiga pasca Presiden Vladimir Putin menyatakan invasi dalam skala penuh.
Situasi perang Rusia dan Ukraina hari ini, dilaporkan pesawat Ilyushin Il-76 yang diduga membawa pasukan penerjun payung telah ditembak jatuh di dekat Vasylkiv.
Klaim ini disampaikan oleh kepala Angkatan Bersenjata Ukraina, seperti diberitakan AFP dan BBC.
Namun, klaim tersebut baru dinyatakan oleh Ukraina. Sementara pihak Rusia masih belum menyampaikan keterangan.
Baca Juga:Kebakaran di Pemukiman Padat, Tewaskan Tiga Orang Termasuk Bayi 3 BulanEnam Orang Korban Gempa di Pasaman Barat belum Ditemukan
Situasi perang Rusia dan Ukraina hari ini, dilaporkan bahwa pasukan Beruang Merah kian mendekat ke Ibu Kota Kiev.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky bersumpah akan mempertahankan ibu kota Kiev dari pasukan Rusia yang terus mendekat. Dalam pesan via video, Zelensky menegaskan akan mempertahankan Kiev bersama militer dan rakyatnya.
“Kami semua di sini. Militer kami di sini. Warga masyarakat ada di sini. Kami semua di sini membela kemerdekaan kami, negara kami, dan akan tetap seperti ini,” kata Zelensky di luar gedung kepresidenan Ukraina. (kbe/rit)
