oleh

Deklarasi Balad Erick Thohir di Ciamis, Tekankan Nilai dan Identitas Kesundaan

CIAMIS – Sosok Erick Thohir dikenal sebagai pribadi yang menjaga nilai dan identitas kesundaan, dengan dedikasi dan kedisiplinan yang tinggi, mampu membentuknya menjadi tokoh perubahan yang mempunyai Visi dan semangat membangun. Hal ini disampaikan Sekretaris Jenderal Koordinator Pusat Balad Erick Thohir, Natsir Amir saat deklarasi Balad Erick Thohir di rumah makan Hj Imi 2 Kabupaten Ciamis pada Ahad (16/1).

Deklarasi balad Erick Thohir ini merupakan yang kedua setelah sehari sebelumnya juga digelar di Majalengka.

Acara deklarasi dihadiri oleh Ketua Koordinator Daerah (Korda) Kabupaten Ciamis Atep Hendi, dan 26 Koordinator Kecamatan (Korcam).

Ketika membuka acara deklarasi, Sekjen Balad Erick Thohir, Natsir Amir mengungkap salah satu alasan penting kenapa pihaknya memutuskan untuk mendeklarasikan Erick Thohir menjadi Capres di Pilpres 2024 adalah pentingnya segera mencari sosok pengganti Jokowi.

“Kepemimpinan Pak Jokowi telah terbukti menghadirkan banyak perubahan, di hampir semua sektor kehidupan berbangsa dan bernegara,” ujar Natsir.

Perubahan tersebut, kata Natsir, mulai dari pondasi dasar infrastruktur. Hingga membangun sumber daya manusia yang unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Namun, kata Natsir, yang namanya perubahan tidak bisa dilakukan 1 atau 2 tahun saja. Tapi, kata dia, membutuhkan waktu hingga puluhan tahun lamanya. Karena itu, kata dia, untuk melanjutkan perubahan itu, Jokowi perlu sosok yang punya visi dan semangat yang sama.

“Sosok itu ada pada Pak Erick Thohir. Soal terobosan, ET telah membuktikannya ketika menahkodai Kementerian BUMN. Berkat ‘Merdeka Berdaulat’ yang diusungnya, BUMN mengalami perubahan luar biasa, baik dari sisi bisnis maupun valuenya,” tutur Natsir.

Erick Thohir, juga merupakan tokoh muda yang energik dan punya banyak prestasi. Selain itu, ET adalah sosok di balik suksesnya acara penyelenggaraan Asian Games 2018 dan kemenangan pasangan Jokowi-Ma’ruf di Pilpres 2019.

“Sosoknya melekat dalam ingatan, karena sukses dalam menyelenggarakan Asian Games 2018 serta memenangkan pasangan 01, Jokowi-Ma’ruf dalam Pilpres 2019,” ujarnya.

Alasan lain juga disampaikan Ketua Korda Balad Erick Thohir Kabupaten Ciamis. Menurutnya, Erick Thohir memiliki hubungan yang kuat dengan masyarakat Jawa Barat.

Ibunda Erick, Edna Thohir berasal dari Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Majalengka.

“Darah Sunda mengalir deras dari ibunya, Edna Thohir. Ia lahir di Kadipaten, Majalengka,” ujar Atep.

Dari Ayahnya, Erick Thohir, kata Atep belajar tentang pentingnya menjaga nilai (value) dalam hidup. Sedangkan dari Sang Ibu, Erick Thohir mendapatkan kedisiplinan.

Ajaran soal nilai ini sama dengan apa yang dimiliki masyarakat Ciamis dan Priyangan, seperti budaya rengkuh.

“Soal pentingnya nilai ini sama dengan masyarakat Ciamis, yang kuat menjaga identitas kesundaannya. Seperti budaya rengkuh, dimana yang muda menghormati yang tua, dan yang tua menyayangi yang muda,” pungkas Ketua Korda Balad Erick Thohir Ciamis, Atep Hendi. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Baca Juga