JAKARTA – Ketua Umum PSI, Giring Ganesha angkat bicara terkait statusnya sebagai mahasiswa drop out (DO) di Universitas Paramadina.
Usai menyindir Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, status Giring sebagai mahasiswa DO diperbincangkan khalayak ramai hingga dia di-bully oleh beberapa lawan politik dan warganet.
Giring angkat suara dan menceritakan kisahnya keluar dari dunia akademis dan bergabung di grup band.
Baca Juga:Alun-alun Bandung Ditutup, Masyarakat Tetap Padati Kawasan TersebutDinkes Depok Lakukan Intervensi untuk Pencegahan Stunting
“Ibu saya single parent semenjak tahun 1998, ketika Almarhum bapak meninggal dunia. Kerja keras ibu menginspirasi saya untuk kuliah dan nge-band,” ujar Giring melalui akun Twitter-nya, dikutip Sabtu (1/1).
Dia mengatakan, saat itu dia dihadapkan dengan dua pilihan. Yakni kuliah atau menjadi musisi.
“Alhamdulillah Nidji booming dan saya dihadapkan pada dua pilihan: melanjutkan kuliah atau membangun karier di musik, saya memilih mengejar passion saya,” katanya.
“Ibu tidak pernah berhenti mendoakan pilihan untuk mengejar passion saya. Bisa dibilang doa ibu yang tak pernah putus melancarkan segala pilihan hidup saya,” sambungnya.
Guring mengatakan, cita-cita saat itu adalah ingin mandiri tidak merepotkan ibunya yang single parent.
“Saya ingin ibu saya bahagia dan ingin beliau naik haji waktu itu,” ucapnya.
“Alhamdulillah, secara finansial, saya mendapat rezeki lumayan. Saya pun bisa berangkat Haji ke Mekkah bersama ibu di tahun 2008” sambungnya.
Baca Juga:Kejati Jabar Sebut Paling Banyak Tangani Kasus Asusila di Tahun 2021Toko Online dan Offline Diharapkan Dapat Dimaksimalkan Pelaku UMKM
Dia mengatakan, dia belajar banyak saat kuliah, belajar saat menjadi musisi keliling Indonesia, belajar saat menjadi pendiri Kincir, belajar saat memperjuangkan esport dan belajar saat nyaleg di Bandung dan Cimahi bersama PSI.
“Belajar terus sampai detik ini, belajar dari pengalaman, belajar dari semua orang dan banyak baca buku. Saya tidak pernah menyesal pilihan hidup saya untuk mengejar passion saya. Karena passion saya membawa saya ke titik ini,” pungkasnya. (Fin-red).
