Pancasila Diuji di Tengah Arus Perubahan Zaman

Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Lingkungan Pemkot Cimahi (mong)
Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Lingkungan Pemkot Cimahi (mong)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Di tengah derasnya perkembangan teknologi yang mengubah pola pikir, cara kerja, hingga interaksi sosial masyarakat, nilai-nilai Pancasila kembali diuji sebagai fondasi utama bangsa dalam menjaga arah identitas dan moral di tengah perubahan zaman yang berjalan cepat.

Wakil Wali Kota Adhitia Yudhistira menegaskan momentum peringatan Hari Lahir Pancasila harus menjadi pengingat bersama bagi seluruh elemen bangsa untuk kembali memperkuat komitmen dalam menjadikan Pancasila sebagai pedoman hidup berbangsa dan bernegara.

“Indonesia Emas 2045 hanya dapat terwujud apabila kemajuan pembangunan berjalan seiring dengan penguatan karakter dan moral bangsa,” ujarnya dalam upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Lapang Apel Pemkot Cimahi, Senin 1 Juni 2026.

Baca Juga:Begal Spesialis Curanmor Dibekuk, Motor Balik ke Pemilik dengan Model BaruSeuri Imah Sunda Resmi Hadir di Dago Bandung, Tawarkan 16 Sambal dan Pengalaman Kuliner Khas Tatar Pasundan

Adhitia juga mengingatkan bahwa Pancasila tidak boleh hanya dipahami sebagai simbol negara atau sekadar hafalan di ruang kelas. Ia menilai, tantangan kebangsaan saat ini menuntut nilai-nilai tersebut hadir secara nyata dalam tindakan sehari-hari masyarakat.

Ia turut mengajak generasi muda menjadikan Pancasila sebagai pedoman hidup di tengah derasnya arus perubahan sosial yang semakin kompleks.

“Bagi kita di Kota Cimahi, nilai-nilai Pancasila harus menjadi dasar dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah. kehadiran pemerintah harus dirasakan secara nyata oleh masyarakat,” kata Adhitia.

Dalam momentum peringatan tersebut, sejumlah kalangan menyoroti masih rendahnya pemahaman generasi muda di Kota Cimahi terhadap nilai-nilai Pancasila. Kondisi itu tercermin dari berbagai fenomena sosial seperti tawuran, perilaku seksual bebas, hingga kecenderungan meniru budaya luar yang dinilai tidak selaras dengan nilai dasar bangsa.

Menanggapi hal itu, Kepala Bakesbangpol Cimahi Sugeng Budiono menegaskan pihaknya terus mendorong penguatan pendidikan karakter dan internalisasi nilai-nilai Pancasila di berbagai lini, terutama di lingkungan pendidikan dan pembinaan pemuda.

“Seperti kegiatan tentang keagamaan, juga pemberian edukasi Wawasan Kebangsaan (Wasbang) yang melibatkan berbagai pihak seperti sekolah, pengawasan lingkungan keluarga, tokoh masyarakat, keagamaan, organisasi kemasyarakatan dan lain-lain,” ujarnya pada Jabar Ekspres.

Pemerintah Kota Pemkot Cimahi juga tengah mengevaluasi sejauh mana nilai-nilai Pancasila telah diimplementasikan dalam kehidupan masyarakat sehari-hari.

Baca Juga:de Braga by ARTOTEL Hadirkan Express Lunch Bernuansa Nusantara di Jantung BragaLibur Panjang Idul Adha, Kepadatan Jalur Puncak Bogor Diprediksi Terjadi Weekend

Selain itu, efektivitas berbagai program pembumian Pancasila yang telah berjalan turut menjadi perhatian, termasuk tantangan dalam memperkuat pemahaman dan penerapan nilai dasar bangsa di tingkat warga.

0 Komentar