Sebaiknya Hindari, Hari Ini Kawasan Lembang Padat Merayap!

Kawasan Lembang mengalam kepadatan di sejumlah ruas jalan akibat banyaknya wisatawan dari luar daerah
Kawasan Lembang mengalam kepadatan di sejumlah ruas jalan akibat banyaknya wisatawan dari luar daerah
0 Komentar

BANDUNG – Dihari pertama libur awal tahun, obyek wisata di kawasan Lembang dipadati oleh kendaraan yang dodominasi dari luar kota.

Wisatawan menggunakan berbagai jenis kendaraan yang memadati berbagai obyek wisata Kawasan Lembang yang menjadi favorit pengunjung luar kota

Kanit Turjawali Satlantas Polres Cimahi Ipda Andiansyah mengatakan, sejauh ini arus kendaraan yang menuju ke kawasan wisata Lembang meningkat.

Baca Juga:Fakta Terbaru Soal Pasangan Remaja yang Mesum di Belakang Mobil, Pelaku Mengaku Gak TahanNasib Ponsel Blackberry Android di Tahun Ini

”Kondisi ini meningkat jika dibanding sejumlah hari libur sebelumnya pada masa pandemi COVID-19,”kata Andiansyah dalam keterangannya.

Volume kendaraan mengalami peningkatan baik dari arah Subang menuju Bandung maupun sebaliknya. Bahkan, mencapai lebih dari 50 persen dibanding libur sebelumnya.

Adapun kepadatan kendaraan nampak terjadi mulai dari Jalan Setiabudi, Kota Bandung.

Selain itu, arus kendaraan dari arah Subang pun nampak mengantre di kawasan Cikole, hingga ke Pasar Lembang.

Selain di titik-titik tersebut, kawasan wisata di Punclut juga ramai dikunjungi wisatawan.

Sehingga kepadatan lalu lintas pun menyebabkan kendaraan kendaraan melaju lamban dan nyaris tak bergerak.

Menurut Andiansyah, kepadatan kendaraan di kawasan Lembang itu sudah mulai terjadi sejak Jumat (31/12) malam atau sebelum pergantian tahun.

Baca Juga:Tanggapan Giring Usai Disebut Sebagai Mahasiswa DOAlun-alun Bandung Ditutup, Masyarakat Tetap Padati Kawasan Tersebut

Dia pun menilai pada Sabtu ini merupakan puncak arus wisatawan menuju obyek wisata di Lembang pada momen libur Tahun Baru 2022.

Sejauh ini untuk pengamanan untuk mengurai kemacetan tidak diberlakukan buka tutup kendaraan. Namun beberapa obyek wisata sudah berkomitmen untuk menerapkan protokol kesehatan dengan maksimal kunjungan 70 persen.

Sedangkan untuk pengaturan arus kendaraan jajaran kepolisian sudah melakukan koordinasi bersama dengan dibantu aparat gabungan TNI dan Satpol PP (ant/red)

0 Komentar