Balita Tewas Tertimpa Longsor, Setelah Tembok Penahan Tanah Roboh

Balita Tewas Tertimpa Longsor, Setelah Tembok Penahan Tanah Roboh
0 Komentar

PASIRJAMBU –  Seorang balita tewas setelah tembok penahan tanah (TPT) ambruk akibat longsor  di Kampung Cukanggenteng, Kecamatan Pasirjambu pada Sabtu, (27/11) Pukul 21. 15 WIB

Ambrolnya TPT kemungkinan diakibatkan oleh hujan deras. Kejadian longsor itu mengakibatkan Meisya Nadia yang masih balita tewas di dalam rumahnya ketika sedang tertidur.

‘’Material TPT ambruk Sehingga menimpa penghuni rumah yang mengakibatkan seorang anak Balita tewas tertimbun. Sedangkan kedua orang tuanya mengalami luka-luka,’’kata Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kabupaten Bandung Ahmad Djohara, Minggu, (28/11)

Baca Juga:Warga Asing dari 8 Negara di Afrika Tidak Boleh ke IndonesiaMenang Lawan Chelsea Bakal Jadi Dorongan Besar untuk MU

Ambrolnya TPT kemungkinan diakibatkan oleh hujan deras. TPT sepanjang 6 meter dan tinggi 3 meter roboh menimpa rumah semi permanen berukuran 5×6 meter persegi yang berada di bawahnya.

Menurutnya, Sabtu kemarin, hujan dengan instensitas tinggi terjadi di wilayah Kabupaten Bandung. Saat kejadian orangtua korban yaitu Nandi sedang berada di dapur sedangkan anaknya tertidur di kamar ditemani istrinya.

‘’Tiba tiba TPT ambruk menimpa rumah korban, dalam kejadian itu bayi seorang anak yang berusia 2 tahun meninggal dunia,” ungkap Akhmad saat dikonfirmasi melalui telepon seluler, Minggu (28/11).

Dikatakan Akhmad, kejadian terjadi BPBD, dan Pihak Polsek Pasirjambu serta warga sekitar langsung melakukan pertolongan kepada korban.

“Kami bersama-sama melakukan evakuasi peda korban beserta orang tuanya, membawa mereka ke rumah sakit, namun korban dinyatakan meninggal dunia, sedangkan kedua orangtuanya mendapatkan perawatan,” jelasnya.

Sementara itu dilokasi yang berbeda, Kapolsek Pasirjambu AKP Dana Suhenda menjelaskan, korban yang masih balita saat ini sudah di makamkan oleh pihak keluarganya.

Kata Dana, korban meninggal dunia karena tertimbun material rumah yang tertimpa longsoran. Menurutnya, TPT yang roboh tersebut menempel di salah satu rumah milik warga lainnya dan menimpa rumah korban yang berada disebelahnya.

Baca Juga:Pasca Banjir Bandang di Garut, Jabar Tetapkan Status Tanggap DaruratDishut Jabar Targetkan 200.000 Lahan Kritis Hijau Kembali di Tahun 2025

Akibatnya, satu orang bayi yang berada di rumah tersebut meninggal dunia dan orang tuanya mengalami luka ringan.

“Rumahnya yang tertimpa TPT terbuat dari bambu, diduga TPT yang roboh terjadi karena sudah tua dan sudah lapuk,” tandasnya. (yul/yan)

0 Komentar