Masih Berjuang, Berikut Kabar Terkini Pandemi Covid-19 di Berbagai Belahan Dunia

Arsip: Presiden Palestina Mahmoud Abbas, menggunakan masker dan sarung tangan sebagai pelindung diri dari wabah virus corona (COVID-19) saat melakukan kunjungan di Ramallah, Tepi Barat, Palestina, Senin (15/6/2020). ANTARA/REUTERS/Mohamad Torokman/aa.
Arsip: Presiden Palestina Mahmoud Abbas, menggunakan masker dan sarung tangan sebagai pelindung diri dari wabah virus corona (COVID-19) saat melakukan kunjungan di Ramallah, Tepi Barat, Palestina, Senin (15/6/2020). ANTARA/REUTERS/Mohamad Torokman/aa.
0 Komentar

JAKARTAPandemi belum usai. Banyak negara di dunia yang masih berjuang untuk memusnahkan virus Covid-19 yang berawal dari kota Wuhan, China. Berikut ini adalah kabar terbaru terkait pandemi COVID-19 dari berbagai belahan dunia.

Asia-Pasifik

Jepang akan memperketat kendali perbatasan bagi pengunjung dari Afrika Selatan (Afsel) dan lima negara lainnya di Afrika. India juga mengimbau semua negara bagian untuk secara ketat memeriksa dan menapis pendatang dari Afsel dan negara-negara lain yang berisiko menularkan virus pandemi.

Australia tengah menyelidiki varian baru yang menyebar di Afsel dan memperingatkan kemungkinan menutup perbatasannya bagi pendatang dari negara itu jika risiko meningkat.

Baca Juga:Fly Over Padalarang Resmi Dibuka untuk PublikPenyebab Kebakaran Rumah Warga di Cimahi Terungkap

Produsen obat Pfizer Inc dan MSD –dikenal sebagai Merck & Co Inc di AS dan Kanada– bersepakat untuk memberikan lisensi kepada perusahaan di Vietnam untuk memproduksi obat COVID-19.

Timur Tengah dan Afrika

Arab Saudi akan mengizinkan pendatang asing dari enam negara, termasuk Indonesia, tanpa keharusan menjalani karantina 14 hari di negara ketiga. Kebijakan itu akan berlaku mulai 1 Desember pukul 01.00 waktu setempat.

Afrika selatan. Para ilmuwan Afsel mengatakan mereka telah mendeteksi sejumlah kecil kasus infeksi varian baru B.1.1.529. Mereka tengah meneliti implikasinya dan mengatakan varian itu memiliki konstelasi mutasi yang “sangat tak biasa”.

Namibia memperingatkan bahwa 268.000 lebih dosis vaksin AstraZeneca dan Pfizer berisiko untuk dimusnahkan akibat lambatnya kemajuan vaksinasi.

Israel melarang warganya bepergian ke wilayah selatan Afrika dan mencegah masuknya pendatang asing dari kawasan itu.

Amerika . Jutaan orang Amerika menerima suntikan dosis penguat vaksin COVID-19 dengan kecepatan vaksinasi yang mendekati rekor. Hal itu dicapai setelah pemerintahan Presiden Joe Biden memperluas kelompok penerima yang memenuhi syarat. Namun para pejabat kesehatan AS mengkhawatirkan lonjakan infeksi jelang liburan musim dingin dan mendesak agar lebih banyak orang menerima dosis ketiga itu.

Eropa

Negara-negara Eropa meningkatkan vaksinasi dosis penguat COVID-19 dengan mulai memberikan suntikan pada anak-anak dan memperketat pembatasan ketika benua itu berjuang melawan lonjakan infeksi.

Baca Juga:Satpol PP Gelar Sidang Tipiring, Ada PSK dan Penjual Minuman BeralkoholRaffi Ahmad Sambut Kelahiran Anak Keduanya

Varian baru telah menjadi hal yang paling mengkhawatirkan bagi otoritas kesehatan Inggris dan negara itu untuk sementara melarang penerbangan dari Afsel, Namibia, Botswana, Zimbabwe, Lesotho dan Eswatini.

0 Komentar