Jasad Aam Amelia Ditemukan di Sumur Tua Tanjungjaya-Tasikmalaya, Evakuasi Sempat Tertahan Ular Kobra

Jasad Aam Amelia Ditemukan di Sumur Tua Tanjungjaya-Tasikmalaya, Evakuasi Sempat Tertahan Ular Kobra
Proses evakuasi. Foto: Istimewa/Tagana
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Evakuasi jasad Aam Amelia (45), warga Kampung Cilolohan, Desa Cilolohan, Kecamatan Tanjungjaya, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, berlangsung menegangkan. Tim SAR gabungan yang hendak mengangkat jasad korban dari dalam sumur tua harus berulang kali menghentikan proses evakuasi lantaran seekor ular kobra bersembunyi di sekitar tubuh korban.

Aam ditemukan meninggal dunia di dalam sumur kering dengan kedalaman sekitar 12-15 meter pada Rabu (12/8/2026). Korban sebelumnya dilaporkan hilang oleh keluarga selama 12 hari.

Penemuan bermula sekitar pukul 07.00 WIB ketika keluarga korban bersama Ketua RT setempat, Agus Gunawan, kembali melakukan pencarian di sekitar rumah. Saat memeriksa sebuah sumur kering yang lokasinya sekitar 10 meter dari rumah korban, mereka mencium bau menyengat.

Baca Juga:Antisipasi Ancaman Karhutla di Musim Kemarau, Polres Tasikmalaya Siagakan Pasukan GabunganPresiden Usulkan Calon Tunggal Gubernur BI, Langkah Tepat atau…

Agus kemudian menerangi bagian dalam sumur menggunakan senter. Dari pemeriksaan itu, terlihat bagian lutut kaki yang diduga merupakan tubuh Aam Amelia.

“Untuk memastikan sumber bau busuk tersebut, Agus menerangi sumur dengan kedalaman sekitar 12 sampai 15 meter menggunakan senter dan terlihat lutut kaki yang diduga korban Aam Amelia,” kata Kapolsek Tanjungjaya Ipda Hendi Hardiansyah, Rabu siang.

Temuan tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Tanjungjaya. Petugas yang datang ke lokasi langsung berkoordinasi dengan tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, Damkar BPBD, Tagana, serta unsur terkait lainnya untuk melakukan evakuasi.

Namun, proses evakuasi yang dimulai sekitar pukul 09.59 WIB tidak berjalan mudah. Selain kedalaman sumur dan kondisi ruang yang terbatas, petugas mendapati seekor ular kobra berada di dalam sumur dan beberapa kali bersembunyi di balik tubuh korban.

“Sebelum dievakuasi jasad korban sempat terkendala adanya ular kobra dalam sumur,” ujar Hendi.

Kapos SAR Tasikmalaya, Bagus P, mengatakan keberadaan ular tersebut membuat petugas harus mengutamakan keselamatan sebelum mengangkat jasad korban.

“Kami putuskan tangkap dulu ularnya dengan libatkan Damkar Kabupaten Tasikmalaya. Tentu hati-hati sekali,” kata Bagus.

Baca Juga:Pemerintah Bakal Pajaki Rumah Kontrakan, Penyewa Jadi Sasaran?Turun di Kejurnas, 9 Atlet Muaythai Tasikmalaya Sapu Bersih Medali dan Bidik Porprov Jabar

Petugas Damkar kemudian turun dengan perlengkapan pelindung dan membawa tabung oksigen. Peralatan tersebut disiapkan untuk mengantisipasi kemungkinan adanya gas berbahaya di dalam sumur.

Upaya menangkap ular pun tidak langsung berhasil. Ular kobra tersebut beberapa kali berpindah dan bersembunyi di sekitar tubuh korban sehingga petugas harus ekstra hati-hati.

0 Komentar