SUMEDANG – Terjadi kebakaran hebat di depan Pasar Parakanmuncang, Desa Sindang Pakuon, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang pada Selasa (9/11).
Diketahui, kebakaran tersebut melahap sebuah toko yang menyediakan berbagai macam pakan ternak sekaligus pupuk tanaman.
Melalui pantauan Jabar Ekspres di lokasi, kondisi cuaca tengah turun hujan dengan intensitas sedang. Kendati demikian, amukan si jago merah yang melumat toko milik Oye cukup sulit dipadamakan.
Baca Juga:Perbaikan Jalan Nasional Bikin Macet, Kendaraan Tersendat Hingga 5 KilometerSembilan dan Kuntum Cemerlang Sama-sama Disiplin Lini Pertahanan
Satu unit mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) dari Kabupaten Sumedang diterjunkan, selain itu tiga unit kendaraan Damkar dari Kabupaten Bandung pun ikut dikerahkan untuk menjinakkan si jago merah.
Menurut pengakuan salah seorang warga, Ahmad Sofyan, 40, kebakaran terjadi sekiranya pada pukul 17.30 WIB.
“Saya tahu ada kebakaran karena ramai warga teriak ada toko yang kebakar, pas saya ikut lihat ternyata toko pak Oye yang kebakaran,” kata Ahmad kepada Jabar Ekspres di lokasi, Selasa (9/11).
Menurut Ahmad, toko milik Oye tersebut sedang dalam keadaan tutup alias sang pemilik tengah tidak berjualan.
“Pak Oye emang tinggal di sini, di toko. Kalau tutup sore kayaknya lagi pergi keluar pak Oye-nya,” pungkas Ahmad.
Dalam pantauan, beberapa kali ledakan kecil sempat terjadi, diduga karena ada bahan yang mudah meledak. Bahkan demi menghindari bahaya racun atau menyebarnya bahan yang berbahaya, pihak Damkar menambahkan deterjen ke dalam tangki air saat proses pemadaman.
Sementara untuk penyebab kebakaran masih belum dapat dipastikan. Akan tetapi akibat peristiwa kebakaran ini, arus lalu lintas di kawasan Jalan Parakanmuncang terlihat ditutup sementara.
Baca Juga:Honda DBL 2021 West Java Series, Trimulia-Smansa Sabet Kemenangan KeduaHonda DBL West Java Series, Sepuluh Melesat Lewat Combo “2G”
Hingga berita ini diterbitkan, petugas pemadam kebakaran masih berjibaku menjinakkan si jago merah yang dengan ganas melumat toko Oye. (mg5)
