Penyaluran Bantuan Pangan Jabar Tembus 99,9%, BULOG Terus Masifkan Distribusi Beras SPHP

Beras SPHP
Perum BULOG Kantor Wilayah (Kanwil) Jawa Barat memperluas jangkauan distribusi beras Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).
0 Komentar

BANDUNG – Perum BULOG Kantor Wilayah (Kanwil) Jawa Barat bergerak taktis melakukan akselerasi penyaluran Bantuan Pangan Beras sekaligus memperluas jangkauan distribusi beras Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Langkah intervensi masif ini menjadi benteng utama pemerintah dalam mengurangi gejolak harga sekaligus menjamin keterjangkauan pangan bagi seluruh lapisan masyarakat Jabar.

Pemimpin Wilayah Perum BULOG Kanwil Jawa Barat, Nurman Susilo, menegaskan bahwa jika terjadi penyiaran harga beras di sejumlah daerah, termasuk pemerintah telah menyiapkan bantalan skenario serta solusi konkret untuk mengantisipasinya. Salah satu instrumen utama yang kini tengah digenjot di lapangan adalah mempercepat distribusi bantuan sosial dan memperluas penyaluran beras SPHP ke pasar-pasar pencatatan inflasi (Pasar SP2KP) dan pasar tradisional.

Penyaluran Bantuan Pangan di Jawa Barat Hampir Rampung 100%

BULOG Jabar terus memacu ritme kerja di lapangan agar bantuan pangan beras dapat segera menyentuh seluruh Penerima Bantuan Pangan (PBP) sesuai target lini masa dari pemerintah pusat. Hingga data per 2 Juli 2026, realisasi penyaluran komoditas bantuan pangan untuk alokasi Februari Maret 2026 telah mencatatkan kinerja yang mengesankan, sampai dengan Titik Distribusi telah tersalurkan 100%, atau setara dengan 121.870.600 kg beras dan 24.374.120 liter minyak.

Baca Juga:Bungkam Akademi Persib U-18 4-1, Banteng Jabar FC Siap Tempur di Soekarno Cup 2026 di SurabayaBungkam Akademi Persib U-18 4-1, Banteng Jabar FC Siap Tempur di Soekarno Cup 2026 di Surabaya

Kepada Penerima Manfaat (PBP) telah sukses diserahterimakan mencapai 99,90%, atau menjangkau 6.087.709 orang Penerima Bantuan Pangan. “Program Bantuan Pangan ini dirancang untuk dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat. Kehadiran bantuan ini diharapkan membantu meredam tekanan harga beras yang bergejolak di pasar SP2KP, pasar tradisional maupun ritel modern. Saat ini, sisa penyaluran terus kami maksimalkan agar dampaknya bisa langsung memperkuat daya beli masyarakat,” ungkap Nurman Susilo.

Penyaluran Beras SPHP Tembus 44 Ribu Ton, Pasokan Diperluas

Tidak hanya fokus pada program bantuan sosial, BULOG Jabar juga membanjiri pasar domestik melalui program SPHP guna memotong rantai spekulasi harga. Hingga kurun waktu berjalan di tahun 2026, realisasi penyaluran beras SPHP di Jawa Barat telah menembus 44.000 ton atau setara dengan 43,55% dari total target tahunan 2026.

Beras penyeimbang harga ini terus berlangsung secara merata melalui berbagai lini distribusi resmi, mulai dari pasar tradisional, kios pangan lokal, gelaran Gerakan Pangan Murah (GPM), hingga jaringan pengecer yang terintegrasi dengan pemerintah daerah. “Beras SPHP merupakan subsidi beras dari pemerintah agar masyarakat bisa mendapatkan beras dengan harga yang terjangkau, namun dengan kualitas yang tetap oke. Oleh karena itu, penyaluran SPHP ini wajib kita perluas jalurnya dan dipercepat prosesnya agar manfaatnya terasa langsung oleh masyarakat, khususnya di Jawa Barat. Masyarakat tidak perlu khawatir karena persediaan beras SPHP di gudang-gudang tambah BULOG Jabar masih berlimpah,” Nurman.

0 Komentar