Soal Vaksinasi Booster, Pemkot Bandung Akan Usahakan ke Pemerintah Pusat

vaksinasi booster bandung
Dok. Wali Kota Bandung, Oded M Danial, pada saat meninjau pelaksanaan Vaksinasi di Pusdai Kota Bandung, Jum'at (29/10). Foto Sandi Nugraha
0 Komentar

BANDUNG – Terkait vaksinasi dosis tiga atau vaksinasi booster untuk masyarakat, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung akan berupaya meminta kepada Pemerintah pusat meskipun belum ada arahan.

“Itu mah sangat diharapkan. Jadi masyarakat mendapatkan hak-haknya,” ujarnya saat ditemui di Pusat Dakwah Islam (Pusdai) Kota Bandung, Jum’at (29/10).

Maka dari itu, Oded mengatakan bahwa pihaknya akan terus mendorong Pemerintah Pusat agar bisa memberikan vaksin booster tersebut.

Baca Juga:Delapan Kecamatan di Kota Bandung Miliki Sekolah Lansia, Di mana Saja?Pemerintah Berikan Perhatian Khusus untuk UMKM Agar Dapat Bersaing di Pasar Global

“Bagus saya kira. Ya kita paling lobi, sudah melakukan vaksinasi mencapai 92 persen dosis pertama,” paparnya.

Dengan capaian tersebut, Pemkot Bandung mengaku optimis bisa mencapai 100 persen vaksinasi di akhir tahun 2021.

“Insyaallah target Desember (2021) 100 persen (dosis pertama),” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung, Ahyani Raksanagara mengungkapkan, pihaknya belum mendapat arahan dari Pemerintah Pusat terkait vaksinasi booster bagi masyarakat. Bahkan, lanjut dia, Dinkes masih menunggu tindaklanjut terkait hal tersebut.

“Belum ada informasi pedoman dari kementerian kesehatan(Kemenkes). Program vaksinasi Covid-19 di Kota Bandung untuk dosis pertama sudah mencapai 92 persen sedangkan dosis kedua sudah mencapai 70 persen lebih,” tuturnya saat dihubungi.

(Mg4)

0 Komentar