PAMENGPEUK – Anggota Kepolisian Sektor (Polsek) Pamengpeuk Polresta Bandung, terus melaksanakan patroli pada masa PPKM Level 4 di wilayah Kecamatan Pamengpeuk Kabupaten Bandung.
Panit Binmas Polsek Pameungpeuk, IPDA Ajat Sudrajat mengungkapkan, kegiatan yang dilakukan Satgas Covid-19 melalui TNI dan Polri bersama Satpol PP dan Aparatur Desa adalah untuk memastikan warga masyarakat mematuhi prokes dalam masa PPKM Darurat Level 4 dapat berjalan dengan baik dan dipatuhi masyarakat.
“Saya bersama anggota koramil, patroli protokol kesehatan agar PPKM Level 4 di Pamengpeuk dapat berjalan maksimal,” ungkap Ajat, saat diwawancara, Minggu (8/8).
Baca Juga:Puluhan Pedagang di Cimahi Terdampak Pembangunan Underpass Sriwijaya-DustiraTips Merawat Kesehatan Hewan Peliharaan Selama Pandemi Covid-19
Sementara itu, Kapolsek Pamengpeuk AKP Ivan Taufiq menerangkan bahwa kegiatan ini dilaksanakan setiap malam agar masyarakat mengetahui penerapan jam malam pada masa PPKM Darurat Level 4 dan patroli diarahkan pada beberapa tempat yang biasanya digunakan untuk berkumpul banyak orang.
“Kita arahkan ke cafe-cafe, warung karena pasti disitu akan ada orang yang berkumpul nah disitu warga kami berikan himbauan dan edukasi secara humanis dan santun,” kata Ivan.
Ivan pun mengungkapkan, dengan terusnya digelar patroli gabungan ini, masyarakat semakin paham bahayanya Covid-19. “Kami melaksanakan Patroli gabungan yustisi, setiap Pagi dan Malam hari,” ujarnya.
Ivan pun mengatakan, saat ini tingkat kesadaran masyarakat sudah semakin meningkat. Hal tersebut dilihat dari indikasi terpaparnya angka Covid-19 semakin menurun.
Menurutnya, rata-rata seluruh di dua Kecamatan, yakni Pamengpeuk dan Arjasari, sudah tidak ada zona Orange maupun merah di tingkat RT, rata-rata hijau dan kuning.
“Akhir Juli hingga sekarang tidak ada zona orang maupun merah, kita saat ini sedang berupaya zona kuning menjadi zona hijau, dengan melakukan tracking,” kata Ivan.
Meskipun masih ada yang terpapar Covid-19 dan melakukan isolasi mandiri, kata Ivan, tapi Bhabinkamtibmas terus memantau dan melakukan tracking. Adanya aplikasi Silacak yang dibuat oleh Kemenkes, lanjut Ivan, sehingga pihak kepolisian maupun Satgas Covid-19 lainnya pun mengetahui data masyarakat yang sedang isoman.
Baca Juga:Selamat Hari Kucing Sedunia! Berikut 5 Fakta Menarik Soal KucingKomunitas Difabel Kabupaten Bandung, Jadi Sasaran Vaksinasi
“Anggota Bhabinkamtibmas melakukan tracking dengan Puskesmas Pamengpeuk. Dari satu orang yang terpapar Covid-19, Bhabinkamtibmas harus mendata 8 orang yang melakukan kontak erat dan langsung koordinasi dengan Puskesmas, kemudian 8 orang yang kontak erat melakukan swab antigen, apakah positif atau negatif. Hal ini dilakukan agar wilayah Kecamatan Pamengpeuk menjadi zona hijau,” jelasnya.
