Di Bawah 5 Persen, Tingkat Okupansi Hotel di Kota Bandung

BANDUNG – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat yang berlaku sejak 3 Juli-20 Juli 2021 di Pulau Jawa dan Bali berdampak pada terjunnya okupansi hotel di Kota Bandung.

“Yang pasti okupansi hotel sekarang di bawah 5 persen,” ujar Kepala Bidang Pembinaan Jasa Usaha Pariwisata Dinas Kebudayaan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung, Edward Edo Parlindungan saat dihubungi, Kamis (15/7).

Menurutnya hal tersebut terjadi karena penduduk luar kota Bandung tidak bisa masuk ke Bandung akibat dari aturan yang berlaku selama PPKM Darurat.

“Karena penduduk luar kota Bandung tidak bisa masuk ke Bandung dan tempat hiburan sekarang tidak melaksanakan operasional,” katanya.

Terkait kerugian yang dialami pada sektor perhotelan akibat PPKM darurat, pihaknya mengaku belum bisa memastikannya.

“Kami belum bisa memastikannya, soalnya belum kita hitung,” ucapnya.

Disamping itu, ia menginformasikan bahwa di Kota Bandung terdapat ada 4 hotel yang menyediakan paket untuk warga isoman yang bekerja sama dengan pemerintah maupun membuka program sendiri.

Hotel yang digunakan sebagai tempat isoman terdiri dari Hotel Ibis, Hotel Asrilia, Hotel Promenade dan Hotel Mercure Bandung City Center (MBCC).

“Hotel Asrilia untuk pemulihan pasien Covid-19, Ibis dan Promenade untuk menyediakan paket isoman. Kalau MBCC untuk yang sehat. Contoh di rumahnya ada yang isoman, nah keluarganya bisa ke MBCC dengan menunjukan bukti negatif Covid-19,” pungkasnya. (MG8)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan