oleh

Jelang Musim Kemarau, BPBD Cimahi Bergerak Antisipasi Kekeringan 

CIMAHI – Tidak hanya menangani kasus lonjakan Covid-19 di Kota Cimahi. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cimahi akan mengantisipasi kekeringan pada musim kemarau tahun ini.

“Kemarin kita mengadakan sosialisasi potensi bencana kekeringan. Dibuka oleh Pak Sekda, yang hadir sebagai narasumber adalah kepala pelaksana BPBD Jabar dan dari BMKG,” ujar Kepala Seksi (Kasi) Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Cimahi, Rezza Rivalsyah Harahap, Rabu (16/6).

Baca Juga:  522 Orang di Kota Cimahi Terjangkit Virus HIV/AIDS, Juni 2021 Tambah 8 Kasus

“Kepala pelaksana BPBD Jabar dalam paparannya mengatakan, sebetulnya provinsi Jabar sudah menerbitkan status siaga darurat kekeringan,” sambungnya.

Tapi, lanjutnya, Cimahi tak disebutkan sebagai salah satu dalam kondisi siaga.

“Jadi wilayahnya terbagi ke wilayah utara dan selatan Jabar,” ucapnya.

Adapun berdasarkan data BMKG tahun ini, musim kemarau terjadi di Agustus hingga bulan September.

Rezza juga menjelaskan, saat ini curah hujan sudah agak mulai berkurang. Kondisi musim kemarau pada tahun ini tidak lebih parah dari musim kemarau tahun lalu, curah hujan masih ada hingga saat ini, walaupun sebentar lagi akan masuk kemarau.

Baca Juga:  Bakal Dapat Insentif, Ribuan Nakes Hingga Sopir Ambulan di Kota Cimahi

Adapun, menurutnya, upaya untuk menjaga ketersediaan air menjelang puncak musim kemarau mendatang, harus disiapkan dari sekarang.

Berdasarkan peristiwa tahun lalu, wilayah rawan kekeringan di Kota Cimahi di wilayah Cimahi Tengah dan Cimahi Selatan, karena ada beberapa faktor.

Baca Juga


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Baca Juga