oleh

Wahai Pasutri, Jika Ada Masalah Jangan asal Main ke Pengadilan

BANDUNG – Dalam menjalani mahligai rumah tangga pasti ada saja riak-riak pertengkaran dari setiap pasangan.

Bahkan tak jarang konflik dan masalah yang menyulut emosi yang sebenarnya bisa selesai dengan baik, malah berujung pada perpisahan di meja pengadilan.

Namun siapa sangka, justru hal tersebut malah membawa dampak buruk bagi keluarga kedua pihak meski sudah berpisah.

“Misalnya KDRT, lebih baik datang ke konsultasi hukum dulu, banyak yang gratis juga dimediasi dulu kalo mediasikan kesepakatan,”ujar Ulfa Prasatya Putri yang merupakan konsultan hukum di Pura Koffie.

Nggak Cuma Ngopi, di Coffee Shop Ini Kamu Bisa Konsultasi tentang Hukum

Ia menuturkan bahwa jika sudah sampai pengadilan, maka masalahnya akan tambah sulit karena harus mengacu pada undang-undang hukum yang berlaku.

“Kalau sampai ke pengadilan dan iya dinyatakan bersalah dan masuk penjara atau apapun itu, nanti ngaruh ke anak, ke sepupu, nanti jadi keturunan-keturunan jadi memupuk kebencian,” ujarnya.

Ia juga menceritakan pengalamannya kala memediasi pasutri yang ingin menuju meja pengadilan.

“Kita pernah mediasi jam sekitar jam 10 jam 11 malem, dateng kerumah klien udah ngeriung nenek kakek juga udah pada ada. Tapi hitam di atas putih tetep ada. Kurang lebih satu jam setengah kita ngeberesin,” ungkap Ulfa.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga