BANDUNG – Rumah Aqiqah menjalin kerjasama dengan Pemerintah Kota Bandung untuk membuat Program Aqiqah Berbagi, Rabu (24/2) di Pendopo Kota Bandung Jl. Dalem Kaum No. 56, Balonggede, Kecamatan Regol. Hal tersebut dalam rangka mendukung program pemerintah untuk menurunkan kasus stunting pada anak.
Acara tersebut dihadiri oleh Presiden Direktur Argo Surya Syahid Hasan, Direktur Marketing Agro Surya Dana Vega Supriatna, Wali Kota Bandung Oded M. Danial, Istri Wali Kota Bandung Siti Muntamah, Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana, dan Istri Wakil Wali Kota Bandung Yunimar Yana Mulyana.
“Saya sangat mengapresiasi Rumah Aqiqah yang telah meluncurkan Program Aqiqah Berbagi. Program ini bagus, nantinya akan disalurkan ke daerah yang rawan stunting, dan menjadikan anak yang beraqiqah tersebut menjadi Pahlawan Stunting Cilik. Mari kita dukung program ini untuk menekan angka stunting di Indonesia,” ucap Istri Walikota Bandung Siti Muntamah.
Baca Juga:Giroud ‘Balik Bandung’, Chelsea Menang, Atletico Madrid MurungPolisi Bongkar Klinik Kecantikan Ilegal, Ada Dua Publik Figur yang Pernah Jadi Korbannya
Stunting merupakan kondisi gagal pertumbuhan pada anak (pertumbuhan tubuh dan otak) akibat kekurangan gizi dalam waktu yang lama. Kondisi ini menyebabkan anak lebih pendek dari anak normal seusianya dan memiliki keterlambatan dalam berpikir.
Salah satu indikator terjadinya stunting pada anak bisa diukur melalui tinggi tubuh yang tidak mencapai 48 cm dan kurang dari 2,5 kg.
Faktor terjadinya stunting akibat dari rendahnya asupan makanan bergizi yang kaya akan sumber vitamin dan protein hewani. Kekurangan nutrisi pada ibu hamil pun bisa menjadi salah satu penyebab terjadinya stunting pada anak.
Potensi sebaran program ini mencapai 34 provinsi di 260 kabupaten/kota seluruh Indonesia. Rumah Aqiqah telah membagikan 126 ekor hewan aqiqah yang sudah dipotong untuk diberikan kepada 5.040 penerima manfaat dari September 2020 hingga Februari 2021.
Presiden Direktur Argo Surya Syahid Hasan mengatakan semoga dengan adanya program Aqiqah Berbagi yang diinisiasi oleh Rumah Aqiqah diharapkan bisa menjadi solusi untuk membantu pemerintah mengurangi aktivitas berkerumun dimasa pandemi.
