Revitalisasi Pasar Cimindi Kembali Mangkrak

CIMAHI – Harapan pedagang untuk menikmati Pasar Cimindi yang nyaman dan bersih harus tertunda. Sebab, revitalisasi pasar tradisional yang terletak di Jalan Mahar Martanegara, Kota Cimahi itu tidak dianggarkan tahun ini.

Bantuan anggaran yang semula diharapkan dan diandalkan dari pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) tidak disetujui tahun 2021. Dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Cimahi pun tidak dianggarkan.

”Pengajuan Pemkot Cimahi kepada pemerintah pusat maupun Pemprov belum dapat diakomidir,” ungkap Kepala Bidang Perdagangan pada Dinas Perdagangan Koperasi UMKM dan Perindustrian (Disdagkoperind) Kota Cimahi, Teja Dahliawati saat ditemui, Senin (18/1).

Dirinya mengungkapkan, ada sejumlah alasan sehingga pengajuan bantuan Pemkot Cimahi tidak diakomodir oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Perdagangan (Kemendag) maupun Pemprov Jabar.

Seperti desain pasar yang harus mengikuti prototype yang ditetapkan oleh Kemendag maupun Pemprov Jabar. Kemudian, pasar tradisional itu  sudah pernah menyerap alokasi anggaran yang sama, yakni Dana Alokasi Khusus (DAK).

”Sehingga tidak menjadi prioritas untuk dipenuhi. Itu di antaranya,” ucap Teja.

Sebetulnya, jika menggunakan anggaran dari APBD Kota Cimahi, revitalisasi Pasar Cimindi tak mesti menggunakan desain prototype dari Kemendag maupun Pemprov Jabar.

”Kalau dari APBD itu tidak mesti mengikuti prototype, sepenuhnya kabupaten/kota memiliki kewenangan,” jelasnya.

Tahun ini, kata Teja, pihaknya akan mencoba mengajukan kembali bantuan anggaran baik melaui Kemendag maupun Pemprov Jabar. Pihaknya berharap kali ini bisa diakomidir sehingga tahun depan bisa dilakukan revitalisasi Pasar Cimindi.

”Akan kita coba ajukan kembali ke Kemendag melalui dana Tugas Pembantuan (TP) dan ke Pemprov Jabar. Semoba bisa diakomodir,” ujar Teja.

Berdasarkan Detail Engineering Design (DED) yang pernah dibuat tahun 2018, kebutuhan anggaran untuk merevitalisasi Pasar Cimindi mencapai sekitar Rp 23 miliar.

”Kalau berdasarkan DED yang pernah dibuat sekitar Rp 23 miliar,” tuturnya.

Sebelumnya, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Cimahi mengatakan, kekuatan APBD Kota Cimahi tidak akan cukup untuk memenuhi pembiayaan revitalisasi Pasar Cimindi. Apalagi ditengah pandemik COVID-19 ini.

”Kekuatan APBD Kota Cimahi tidak akan cukup untuk memenuhi pembiayaan revitalisasi Pasar Cimindi, sehingga akan mengandalkan bantuan,” katanya.(mg3/ziz)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan