oleh

Pembahasan Perda DPRD Cimahi Molor, Pandemi COVID-19 Jadi Alasan

CIMAHI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Cimahi mengakui hingga saat ini produk Peraturan Daerah (Perda) yang dibuat tahun ini masih minim. Tercatat baru ada tiga Perda yang selesai. Itupun hanya merevisi Perda yang sudah ada sebelumnya.

Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kota Cimahi, Enang Sahri Lukmansyah mengatakan, proses pembentukan Perda untuk saat ini memang terhambat akibat pandemi Corona Virus Disease (Covid-19).

Baca Juga:  Bukit Algoritma Bisa Sejajar dengan Silicon Valley Amerika, Jika Syarat Ini Terpenuhi

Padahal jika sedang dalam kondisi normal, ada tiga Perda yang bisa dibahas dan diundangkan setiap bulannya.

“Dengan kondisi Covid-19 saat ini yang tidak ada kegiatan selama 4 bulan maka dapat dipastikan target penyelesaian Perda akan berkurang,” jelas Enang, Kamis (18/6).

Ia mengatakan, ketiga Perda yang baru selesai direvisi adalah Perda tentang Retribusi Jasa Umum, tentang Izin Lingkungan dan tentang Lembaga Kemasyarakatan.

Baca Juga:  Rekayasa Lalulintas yang Akan Dilakukan Polrestabes Bandung Guna Cegah Arus Mudik

“Semua Perda yang sudah beres adalah revisi,” ucap Enang.

Dikatakan Enang, dengan kondisi seperti ini, target 24 Perda yang direncanakan sejak awal tahun pesimis bisa diselesaikan tahun ini. Rencana teranyar, kemungkinan Perda yang akan terealisasi hanya sekitar 12-15 saja. Itupun akan difokuskan merevisi Perda yang sudah ada

“Jumlah itu saya rasa sudah bagus. Itu juga kalau ada dananya. Paling tidak 12 Perda insya Alloh siap dituntaskan,” terang Enang.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga