BANDUNG – Untuk mengantisipasi penyebaran virus corona dan mengedukasi siswa agar menerapkan pola hidup sehat, 280 siswa SDN 139 Sukarasa, Gegerkalong Hilir, Kecamatan Sukasari Kota Bandung menggelar senam cuci tangan.
Kepala SDN 139 Sukarasa, Ella Siti Komala mengatakan, pihaknya terus mensosialisasikan pola hidup sehat kepada semua siswa dengan rutin menggelar senam cuci tangan. Kebiasaan cuci tangan tersebut, menjadi bagian penting yang harus diberikan kepada semua siswa. Sehinggan, meraka mengetahui Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan rutin cuci tangan sebelum dan sudah makan.
”Ada kegiatan PHBS cuci tangan dan sebagainya. Kami menanamkan pola tersebut, dengan menyediakan sabun dan air bersih yang selalu ada setiap saat. Gencarnya kegiatan seperti ini untuk memberikan kebersihan dilingkungan sekolah yang nantinya bisa diterapkan di rumahnya masing-masing,” kata Ella saat ditemui, Kamis (12/3).
Baca Juga:Selain Rugani, Striker Sampdoria Manolo Gabbiadini Juga Positif CoronaPersib Bertekad Sapu Bersih Seluruh Laga Kandang
Dengan adanya sosialisasi tersebut, Ia berharap, para siswa bisa menerapkan tidak hanya di sekolah tetapi juga di rumahnya masing-masing. ”Harapannya pola hidup besih di sekolah maupun di rumah itu menjadi kebutuhan mereka, sehingga menjadi kebiasaan,” jelasnya.
Menurutnya, para siswa bersama tenaga pendidik SDN 139 melakukan enam gerakan cuci tangan sesuai anjuran WHO (world health organization). Mereka semua, memperagakan cara mencuci tangan dari mulai telapak, punggung, sela-sela jari, ujung jari, ibu jari tangan.
”Hal itu dilakukan, selain memudahkan dalam memahami cara mencuci tangan yang baik. kegiatan ini juga ditujukan untuk mengajak para siswa senantiasa menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan menjaga penyebaran virus corona,” tuturnya.
Dia menjelaskan, usai melaksanakan senam cuci tangan. Kegiatan dilanjutkan dengan mencuci tangan langsung menggunakan sabun dan air mengalir. ”Alhamdulillah semua siswa sangat antusias mengikuti kegiatan rutin yang dilakukan, semoga pembelajaran tersebut bisa diterapkan di rumahnya. Sehingga, semua anak didik kami akan terjaga dari segala penyakit,” tegasnya.
Sementara itu, salah satu Siswi SDN 139 Sukarasa, Hujjah Lisaumi Kirana mengaku bangga bisa mengikuti kegiatan senam cuci tangan. Meneurutnya, semua siswa merasa bangga karena sekolahnya aktif dalam kegiatan kebersihan. Sebab, kebersihan menjadi bagian terpenting dalam hidup apalagi sebelum dan sesudah melakukan kegiatan.
