oleh

Dewan Sebut Hutan Kota Seperti “Modus Proyek”

NGAMPRAH– Fungsi Hutan Kota di area Perkantoran Pemkab Bandung Barat di Desa Mekarsari Kecamatan Ngamprah semakin tidak jelas. Bertujuan untuk area publik, kini kondisinya memprihatinkan. Berdasarkan pantauan di lokasi, Hutan Kota yang sebelumnya bernama Hutan Kota Cermat tersebut sudah tidak lagi digunakan oleh masyarakat.

Padahal sebelumnya, kawasan tersebut kerap digunakan untuk berlari pagi (areal jogging track). Selain pintu gerbang yang selalu tertutup, kondisi pohon, rumput dan tanaman liar menjadi pemandangan sehari-hari jika melewati hutan yang posisinya berada di seberang Gedung A SKPD tersebut.

TANAMAN LIAR: Keberadaan Hutan Kota Tampak dari Dalam Terlihat Tanaman Liar Tak Terurus
Foto Hendrik Kaparyadi Jabar Ekspres

Berdasarkan catatan Jabar Ekspres, Hutan Kota ini dibiayai oleh anggaran APBD KBB sekitar Rp 4 miliar selama tiga tahun anggaran, mulai 2015 sebesar Rp 2 miliar hingga terakhir di APBD murni tahun anggaran 2017 yang dikelola oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (SOTK Baru). Namun, selama tahun 2018 Hutan Kota ini semakin kumuh dan tak terurus sampai saat ini. Di awal tahun 2019 Hutan Kota akan berubah fungsi menjadi Taman Kota yang akan dikelola oleh Dinas Perumahan dan Permukiman.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga