Ormas Islam Memilih Netral

jabarekspres.com, NGAMPRAH – Aliansi Ormas Islam Kabupaten Bandung Barat memastikan masih bersikap netral pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2018. Hal itu ditegaskan Ketua Aliansi Ormas Islam Kabupaten Bandung Barat, KH Aa Maulana ZA kepada wartawan saat dijumpai di kediamannya di Kecamatan Cipongkor, Kamis (13/7). “Sampai saat ini, baik secara pribadi maupun secara kelembagaan (Aliansi Ormas Islam KBB,red), saya menyatakan bersikap netral di Pilkada KBB,” tegas Aa Maulana.

Kiyai yang kini masih menjabat Rois Syuriah Pengurus Cabang (PC) Nahdatul Ulama (NU) Kabupaten Bandung Barat ini juga menegaskan, sikap Aliansi Ormas Islam KBB ini, berdasarkan aturan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi yang mengharuskan bersikap netral. “Berdasarkan AD/ART pada Aliansi Ormas Islam, dengan tegas bersikap netral dan tidak mendukung salah satu kandidat balon bupati,” tegasnya.

Terkait kedatangan dirinya bersama para kiyai lainnya ke kantor Bupati Bandung Barat Abubakar belum lama ini, bukan dalam rangka dukung mendukung salah seorang kandidat balon bupati, melainkan silaturahim dalam rangka halal-bihalal dan mendukung program pemerintah untuk memberikan kemaslahatan sebesar-besarnya bagi masyarakat. “Kami mendorong pemerintah agar senantiasa aktif menjalankan amar ma’ruf nahyi  munkar, baik kepada segenap masyarakat maupun kepada jajaran aparat,” terangnya.

Menurutnya, sebagai ulama harus menjadi perekat umat di tengah kemajemukan masyarakat KBB. Apalagi di alam demokrasi ini, peran ulama harus senantiasa menjaga keharmonisan umat, dan senantiasa peduli terhadap problem-problem masyarakat dan ikut memberikan solusi terbaik bagi masyarakat.

Saat dihubungi, Ketua MUI Kabupaten Bandung Barat, KH Muhammad Ridwan mengungkapkan hal yang sama. Menurut dia, baik dari pribadi dan kelembagaan MUI, ditegaskan tidak mendukung salah satu balon bupati tertentu. “Saya tegaskan, tidak mendukung salah satu calon tertentu. Artinya, secara pribadi baik kelembagaan di MUI, saya bersikap netral,” kata Ridwan saat dihubungi.

Kedatangan dirinya ke kantor Pemkab Bandung Barat bukan dalam rangka mendukung salah satu balon bupati. Akan tetapi dalam rangka mendorong pemerintah agar bisa menjaga kemuliaan akhlak masyarakat dan aparat KBB. “Tidak ada dukung mendukung calon bupati. Saya justru ingin mendorong pemerintah agar mampu menjalankan amar ma’ruf nahy munkar di tengah masyarakat,” pungkasnya. (drx/bun)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan