Kerugian Tembus Puluhan Miliar

Kerugian Tembus Puluhan Miliar
FAJRI ACHMAD NF / BANDUNG EKSPRES
EVAKUASI BANGKAI MOBIL: Petugas gabungan polisi, Dinas Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Kota Bandung, PMI Kota Bandung, mengevakuasi bangkai mobil Toyota Avanza dari Sungai Citepus, Kelurahan Nyengseret, Kecamatan Astana Anyar, Kota Bandung, kemarin (10/11). Sehari sebelumnya mobil tersebut terseret banjir bandang.
0 Komentar

”Mau bagaimana lagi, akses jalan menjadi sangat sempit. Sehingga konsumen pun akhirnya malas untuk berbelanja,” kata Memet di Jalan Buahbatu, Kota Bandung, kemarin (10/11).

Dia mencontohkan, di toko Rabbani kawasan Buahbatu saja rata-rata pengunjung bisa mencapai 200 sampai 300 orang per hari. Namun, ketika program gorong-gorong tersebut bergulir, pengunjung langsung drop hingga angka 100 orang per hari.

”Parkir jadi menggeser, dan sulit karena jadi becek. Akhirnya pengunjung agak malas untuk masuk,” ungkapnya.

Baca Juga:Karang Taruna Satria Muda Refreshing dengan HikingNasionalisme Kalahkan Rasionalitas

Dia mengatakan, pernah berinisiatif untuk memperbaiki sendiri jalur yang diperbaiki. Namun, nyatanya insiatif tersebut tidak diperbolehkan oleh para petugas di lapangan dengan alasan mengganggu agenda proyek pembangunan gorong-gorong tersebut. ”Ya semoga saja, program tersebut bisa cepat-cepat beres,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Jabar Jodi Janitra mengatakan, rata-rata anggota yang ada di pengurusan Himpi mengalami penurunan pendapatan dua pekan terakhir. Khususnya di bidang kuliner dan wisata. Termasuk yang dia alami sendiri.

”Angka rata-rata penurunan saat ini seitar 20 hingga 30 persen. Itu termasuk yang saya rasakan,”  papar Jodi kepada Jabar Ekspres, kemarin.

Menurut dia, saat ini bukan perkara banyak proyek gorong-gorong saja. Namun juga ditunjang oleh faktor cuaca. ”Dua pekan ini cuaca memang cukup buas. Yang seneng nongkrong pun akhirnya lebih banyak memutuskan untuk diem di rumah,” urainya.

Dia mengatakan, curah hujan tinggi dan kerap terjadi pada office hour memang seperti perpaduan sempurna. ”Apalagi yang umumnya pengguna sepeda motor. Sudah kehujanan besar, kemacetan juga. Lengkap lah,” tandas Jodi.

”Tapi jelas saya juga berharap proyek gorong-gorong itu pun segera selesai,” tambahnya.

Terima Limpasan Air

Sementara itu, besarnya volume air yang menggenang di Kota Bandung, berdampak ke Kabupaten Bandung. Ribuan rumah kembali tenggelam, akibat luapan sungai masuk ke pemukiman warga Kecamatan Baleendah, Dayeuhkolot dan Bojongsoang, sejak Rabu (9/11) malam. Sebelumnya, selama sepekan, warga terbebas dari banjir, namun saat ini banjir kembali melanda di tiga kecamatan.

Baca Juga:Bandara Husein Miliki APSTVDAM Hadirkan Layanan PIT Express

Dari pendataan, sejumlah tempat pengungsian dipadati para korban banjir dari 18 titik yang berjumlah 466 kk (1.507 jiwa).

0 Komentar