Pengamen Jalanan di Kota Bogor Masih Dikeluhkan Warga, Jenal Mutaqin: Silakan Viralkan 

Pengamen Jalanan di Kota Bogor Masih Dikeluhkan Warga, Jenal Mutaqin: Silakan Viralkan 
Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin saat memberikan keterangannya di Kota Bogor. Foto: Sekar Andini/Jabar Ekspres
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Keberadaan pengamen jalanan masih kerap ditemui di berbagai ruas jalan, lampu merah, hingga ruang publik di Kota Bogor.

Sejumlah warga pun mengeluhkan keberadaan pengamen jalanan tersebut karena dinilai mengganggu kenyamanan, terutama saat meminta uang secara memaksa di kawasan kuliner, minimarket, kafe, hingga angkutan kota (angkot) di Kota Bogor.

Salah seorang warga Bogor Tengah, Safira (27), mengaku masih sering menjumpai pengamen jalanan saat sedang makan di kawasan kuliner maupun warung makan. Menurutnya, sebagian pengamen memang hanya bernyanyi dan menghibur, namun ada juga yang terkesan memaksa saat meminta uang kepada pengunjung.

Baca Juga:Sebulan Buron, Tersangka Tawuran Tewaskan Pelajar di Dramaga Bogor Dibekuk PolisiDiduga Serangan Jantung, Pria Tewas di Atas Rakit Saat Jala Ikan di Situ Cikaret Cibinong

“Kalau yang sekadar nyanyi sih tidak masalah, tapi kadang ada yang datang berkali-kali atau berdiri cukup lama di meja pengunjung sampai dikasih uang. Itu yang bikin kurang nyaman,” ujarnya saat ditemui di Kota Bogor, Minggu (31/5/2026).

Sementara itu, warga Bogor Barat, Dini (24), mengaku pernah mengalami pengalaman kurang menyenangkan saat berjalan di trotoar kawasan pusat Kota Bogor. Ia mengatakan, seorang pengamen jalanan bahkan sempat bersikap kasar setelah dirinya tidak memberikan uang.

“Waktu itu saya lagi jalan kaki di trotoar kawasan Bogor Selatan, terus ada pengamen yang nyanyi dan minta uang. Saya sudah bilang maaf, tapi dia ga terima dan terus nyanyi. Karena saya tetep ga kasih uang, dia akhirnya ngomel dan ngomong kasar ‘tolol’ sambil melototin saya. Jadi bikin enggak nyaman juga, bikin takut,” kata Dini.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, mengatakan bahwa pihaknya akan kembali berkoordinasi dengan Satpol PP Kota Bogor untuk memperkuat penertiban pengamen jalanan yang dinilai meresahkan masyarakat.

Ia mengakui, upaya penertiban yang dilakukan selama ini memang belum berjalan maksimal karena keterbatasan personel yang dimiliki Satpol PP Kota Bogor.

“Kami akan panggil pihak Satpol PP untuk segera menertibkan kembali para pengamen jalana itu. Memang personel kami terbatas, sehingga penertiban belum bisa dilakukan secara maksimal. Namun ke depan akan kami gencarkan lagi,” kata Jenal dikutip Minggu (31/5/2026).

Selain itu, Jenal juga mempersilakan masyarakat untuk memviralkan di media sosial keberadaan pengamen jalanan yang dianggap meresahkan atau mengganggu ketertiban umum.

0 Komentar