Jangan Kaget, 4 Pekerjaan Ini Disebut Bikin Pengajuan KPR Lebih Sulit Disetujui

Jangan Kaget, 4 Pekerjaan Ini Disebut Bikin Pengajuan KPR Lebih Sulit Disetujui
Jangan Kaget, 4 Pekerjaan Ini Disebut Bikin Pengajuan KPR Lebih Sulit Disetujui
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Kredit Pemilikan Rumah atau KPR menjadi salah satu solusi bagi masyarakat yang ingin memiliki rumah dengan sistem pembayaran secara mencicil.

Meski demikian, pengajuan KPR tidak otomatis disetujui hanya karena calon nasabah memiliki penghasilan.

Bank akan melakukan penilaian terhadap kemampuan finansial calon debitur sebelum memberikan fasilitas kredit.

Baca Juga:Bansos Beras 30 Kg Tahap 2 Mulai Disalurkan, Cek Penerima dan Cara MengambilnyaWarga Usia 17 Tahun Bakal Punya Rekening Otomatis dan Saldo Rp50 Ribu, Begini Mekanismenya

Salah satu aspek yang diperhatikan adalah sumber dan kestabilan penghasilan, termasuk karakter pekerjaan yang dijalani.

Memiliki penghasilan setiap bulan juga belum tentu cukup. Bank perlu memastikan pendapatan tersebut dapat dibuktikan, memiliki pola yang cukup jelas, serta mampu menopang pembayaran cicilan selama masa kredit.

Selain melihat pekerjaan, bank umumnya dapat meminta sejumlah dokumen pendukung, seperti slip gaji, mutasi rekening, rekening koran, maupun dokumen usaha.

Sebab, orang dengan profesi yang sama belum tentu memiliki tingkat penghasilan dan kemampuan membayar yang sama.

Pengamat Perbankan dan Praktisi Sistem Pembayaran Arianto Muditomo mengatakan jenis profesi bukan menjadi satu-satunya faktor dalam menentukan apakah pengajuan KPR diterima atau ditolak.

Menurutnya, kemampuan membayar justru menjadi salah satu pertimbangan utama bank.

Slip gaji maupun bukti pemasukan lainnya dapat digunakan untuk melihat kemampuan finansial calon nasabah.

Meski demikian, terdapat sejumlah jenis pekerjaan yang memiliki tantangan lebih besar ketika mengajukan KPR karena karakter penghasilannya.

1. Pekerja Informal

Baca Juga:Anggota DPR dengan Kekayaan Rp3,5 Miliar Masuk Desil 4, Kok Bisa?5 Jurnalis Hilang Saat Liputan Gunung Anak Krakatau, Sejumlah Armada Dikerahkan untuk Pencarian

Pekerja informal menjadi salah satu kelompok yang dapat menghadapi tantangan lebih besar saat mengajukan KPR.

Pasalnya, pekerja informal umumnya tidak memiliki slip gaji rutin, kontrak kerja, atau dokumen penghasilan seperti karyawan perusahaan.

Kelompok ini dapat mencakup pedagang kecil, tukang cukur, hingga pengemudi ojek.

Penghasilan yang diterima juga dapat berubah-ubah sehingga bank membutuhkan bukti lain untuk mengukur kemampuan calon debitur.

Namun, kondisi tersebut bukan berarti pekerja informal tidak bisa mendapatkan KPR.

Calon debitur dapat menyiapkan bukti pemasukan melalui rekening koran atau mutasi rekening selama beberapa bulan terakhir.

Riwayat transaksi tersebut dapat membantu bank melihat pola pemasukan sekaligus memperkirakan kemampuan membayar cicilan.

2. Pekerjaan dengan Risiko Tinggi

Profesi dengan tingkat risiko tinggi juga dapat menjadi perhatian ketika seseorang mengajukan KPR.

0 Komentar