Jangan Kaget, 4 Pekerjaan Ini Disebut Bikin Pengajuan KPR Lebih Sulit Disetujui

Jangan Kaget, 4 Pekerjaan Ini Disebut Bikin Pengajuan KPR Lebih Sulit Disetujui
Jangan Kaget, 4 Pekerjaan Ini Disebut Bikin Pengajuan KPR Lebih Sulit Disetujui
0 Komentar

Risiko kecelakaan kerja maupun meninggal dunia yang relatif lebih besar dapat menjadi pertimbangan karena kondisi tersebut berpotensi memengaruhi kemampuan pembayaran kredit.

Arianto menyebut sejumlah profesi yang masuk kategori pekerjaan berisiko tinggi.

“Pekerjaan risiko tinggi di antaranya penambang, petugas damkar (pemadam kebakaran), pelaut, dan lain-lain,” ujarnya.

Meski begitu, pekerja dari profesi tersebut tetap memiliki peluang memperoleh KPR.

Baca Juga:Bansos Beras 30 Kg Tahap 2 Mulai Disalurkan, Cek Penerima dan Cara MengambilnyaWarga Usia 17 Tahun Bakal Punya Rekening Otomatis dan Saldo Rp50 Ribu, Begini Mekanismenya

Salah satu bentuk perlindungan yang dapat digunakan adalah asuransi yang menanggung sisa kewajiban kredit apabila debitur meninggal dunia, sesuai dengan ketentuan polis.

Calon debitur juga dapat mempertimbangkan tenor kredit yang lebih pendek.

Namun, pilihan tersebut memiliki konsekuensi berupa cicilan bulanan yang lebih besar.

Selain faktor pekerjaan, calon debitur perlu menunjukkan kondisi keuangan dan riwayat kredit yang baik.

“Namun, calon debiturnya sendiri harus mampu menunjukkan itikad baik dalam berbisnis, di antaranya tidak memiliki riwayat kredit (kartu kredit, pembiayaan konsumtif lain atau pembiayaan komersial) yang buruk, mampu memenuhi persyaratan dokumen yang lengkap dan memastikan kemampuan keuangan yang memadai untuk memperoleh fasilitas pembiayaan,” jelas Arianto.

3. Pekerja Lepas atau Freelancer

Profesi freelancer atau pekerja lepas semakin banyak dipilih karena menawarkan fleksibilitas waktu serta kesempatan memperoleh pendapatan dari berbagai proyek.

Namun, pola penghasilan freelancer yang tidak selalu sama setiap bulan dapat menjadi salah satu hal yang diperhatikan bank ketika menilai pengajuan KPR.

Berbeda dengan karyawan yang umumnya menerima gaji secara rutin, pendapatan freelancer dapat meningkat atau menurun tergantung jumlah proyek dan klien yang diperoleh.

Baca Juga:Anggota DPR dengan Kekayaan Rp3,5 Miliar Masuk Desil 4, Kok Bisa?5 Jurnalis Hilang Saat Liputan Gunung Anak Krakatau, Sejumlah Armada Dikerahkan untuk Pencarian

Kendati demikian, freelancer tetap memiliki kesempatan mengajukan KPR selama dapat menunjukkan penghasilan yang memadai dan bukti pemasukan yang jelas.

Bank dapat mempertimbangkan rata-rata penghasilan serta riwayat transaksi rekening untuk menilai kemampuan calon debitur dalam membayar cicilan.

Karena itu, freelancer sebaiknya memiliki pencatatan keuangan yang rapi dan memisahkan transaksi pribadi dengan transaksi pekerjaan jika memungkinkan.

4. Wiraswasta

Wiraswasta juga memiliki tantangan tersendiri ketika mengajukan KPR.

Pengusaha tidak mendapatkan penghasilan tetap seperti karyawan.

Pendapatan mereka sangat bergantung pada omzet, kondisi pasar, biaya operasional, serta perkembangan bisnis yang dijalankan.

0 Komentar