JABAR EKSPRES – Jajaran Kepolisian Resort Kota Besar (Polrestabes) Bandung, berhasil membekuk pelaku pembuang kardus berisi mayat wanita di wilayah Terusa Suryani, Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung.
Peristiwa yang terjadi pada, Selasa, 1 September 2026 sekitar pukul 11.00 Wib kemarin tersebut, menurut Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Dedi Supriyadi, bahwa pelaku berhasil diamankan oleh jajaranya kurang dari 6 jam setelah kejadian.
“Alhamdulillah, tersangka dapat kita amankan kurang dari 6 jam saat perjalanan menuju Kota Palembang,” katanya, Selasa, (1/9) malam.
Baca Juga:Tembus 10 Juta Views! “Kasih Aba-Aba 2.0” Naykilla & Tenxi Viral di Shopee 9.9Jateng Matangkan Persiapan Menyambut 2.833 Kafilah MTQ Nasional XXXI
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, Dedi mengungkapkan bahwa mayat seorang wanita yang ditemukan dalam kardus tersebut terindentifikasi berinisial SM (41).
Dedi menyebut, untuk pelaku setelah berhasil diamankan kini tengah diamankan di Mapolrestabes Bandung untuk dilakukan proses pemeriksaan lebih lanjut
“Untuk motif, akan disampaikan segera setelah pemeriksaan,” Imbuhnya.
Sebelumnya, Warga sekitar Terusa Suryani, Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung, dibuat heboh dengan adanya penemuan mayat tanpa identitas berjenis kelamin perempuan.
Peristiwa yang terjadi pada Selasa, 1 September 2026 sekitar pukul 11.00 Wib tersebut, menurut Kapolsek Babakan Ciparay Kompol Kurniawan, mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh warga sekitar yang melintas di lokasi kejadian.
“(Jadi) pada hari ini, Selasa tanggal 1 September 2026 sekira pukul 11.00 WIB, di RW 05 Kelurahan Babakan, Kecamatan Babakan Ciparay (Kota Bandung), telah ditemukan sesosok mayat yang terbungkus oleh kardus. Mayat tersebut berjenis kelamin perempuan,” katanya di lokasi kejadian.
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara dan olah tempat kejadian perkara atau TKP, Kurniawan mengatakan mayat yang diperkirakan berusia 30 tahun tersebut diduga merupakan korban dari tindakan pidana pembunuhan.
“Namun demikian kita masih melakukan penyelidikan dari titik awal TKP,” ucapnya
Baca Juga:Dari Kesehatan hingga Pengentasan Kemiskinan, Inilah Program Pemprov Jateng yang Berdampak ke WargaMengenal Indriyani Rachman, Ph.D.: Merajut Pengetahuan Lingkungan dan Kesiapsiagaan Bencana
Sementara itu untuk identitas mayat, Kurniawan menyebut bahwa pihak kepolisian masih terus melakukan proses penyelidikan.
“Identitas belum, masih dalam penyelidikan,” ungkapnya.
Namun untuk proses lebih lanjut, mayat tersebut kata dia, saat ini telah dibawa ke Rumah Sakit (RS) Sartika Asih Bandung untuk dilakukan proses autopsi.
“Kalau luka luar belum ditemukan. Kita akan tindaklanjuti karena korban sudah dibawa ke rumah sakit Sartika Asih untuk dilakukan autopsi,” tuturnya.
