JABAR EKSPRES – Pemerintah Kota Bandung menyiapkan anggaran sekitar Rp12,1 miliar untuk penataan dan revitalisasi tujuh taman di Kota Bandung.
Anggaran tersebut dialokasikan untuk Taman Bugar, Taman Tegalega, Taman Gasmin, Taman Hutan Kota Babakan Siliwangi, Taman Lansia, Taman Lapang Supratman, dan Taman Kandaga Puspa.
Rencana tersebut mendapat sorotan dari pengamat kebijakan publik Achmad Muhtar. Menurutnya, penataan taman pada dasarnya merupakan langkah positif karena ruang terbuka publik merupakan bagian penting dari kualitas hidup masyarakat perkotaan.
Baca Juga:Dapur SPPG Bojonggambir Meledak, Tiga Orang Alami Luka BakarShopeePay Dukung Adopsi QRIS Nasional, Hadirkan Pasti Cashback Saldo hingga Rp100.000 untuk Pengguna
Namun, ia mengingatkan Pemkot Bandung agar program tersebut tidak berhenti pada pendekatan estetika atau sekadar membuat taman terlihat lebih bagus.
“Penataan taman tentu bukan sesuatu yang salah. Justru taman adalah fasilitas publik yang memang harus dirawat dan dikembangkan. Tetapi yang harus dipastikan adalah Rp12 miliar ini benar-benar menghasilkan manfaat publik, bukan hanya menghasilkan wajah taman yang baru,” ujar Achmad, Minggu (6/9).
Menurutnya, pemerintah perlu menjelaskan secara terbuka alasan pemilihan tujuh taman tersebut, termasuk indikator kebutuhan dan urgensinya.
Pasalnya, Kota Bandung memiliki sekitar 700 area taman, sementara sekitar 300 taman berada di bawah kewenangan DPKP.
Dengan jumlah yang cukup besar tersebut, Achmad menilai pemerintah harus memiliki skala prioritas yang jelas agar anggaran tidak terkesan dibagi berdasarkan proyek semata.
“Pertanyaannya, kenapa tujuh taman ini yang diprioritaskan? Apa indikatornya? Apakah berdasarkan tingkat kerusakan, jumlah pengunjung, fungsi ekologis, atau kebutuhan masyarakat? Ini harus dibuka ke publik,” katanya.
Ia juga meminta Pemkot Bandung menghitung aspek pemeliharaan setelah revitalisasi selesai. Menurutnya, persoalan taman kota bukan hanya pembangunan atau penataan awal, tetapi bagaimana fasilitas tersebut tetap terawat dalam jangka panjang.
Baca Juga:Bupati Cecep Tuntut Kontribisi Nyata BUMD untuk DaerahPerpres Ojol Fokus Atur Potongan Layanan Antaran Makanan dan Barang
“Jangan sampai setelah menghabiskan miliaran rupiah untuk revitalisasi, dua atau tiga tahun kemudian kondisinya kembali rusak karena tidak ada anggaran pemeliharaan yang memadai. Pemerintah harus menghitung total biaya sepanjang siklus hidup taman, bukan hanya biaya pembangunannya,” ujar Achmad.
Terlebih, Pemkot Bandung menargetkan sejumlah pekerjaan penataan tersebut dapat rampung pada Desember 2026.
Taman Bugar misalnya mendapat alokasi sekitar Rp3,1 miliar, Taman Tegalega Rp2,5 miliar, Taman Gasmin Rp2,5 miliar, serta penataan tahap II Taman Hutan Kota Babakan Siliwangi sebesar Rp2 miliar.
