Peringati Hari Anak Nasional, Bupati Tasikmalaya : Anak Harus Dilindungi!

Hari Anak Nasional
Peringatan HAN ke-42 Tahun 2026 sekaligus Pengukuhan Pengurus Forum Anak Daerah (FAD) Kabupaten Tasikmalaya periode 2026-2028. Foto : Humas Pemkab
0 Komentar

JABAR EKSPRESM – Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 di Kabupaten Tasikmalaya tak sekadar menjadi seremoni tahunan. Di hadapan para pemangku kepentingan dan anak-anak, Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin menyampaikan pesan tegas, anak harus disayangi, dilindungi, sekaligus diberi ruang untuk menentukan masa depannya.

Pesan tersebut disampaikan dalam peringatan HAN ke-42 Tahun 2026 sekaligus Pengukuhan Pengurus Forum Anak Daerah (FAD) Kabupaten Tasikmalaya periode 2026-2028 di Singaparna, Minggu (30/8/2026).

Mengusung tema “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan,” kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan yang aman dan ramah bagi anak.

Baca Juga:Tasikmalaya Pecah!! Ribuan Superfriends Histeris di Puncak OTW Break Out Day 2026, SID Bikin Penonton MembaraPergerakan Tanah Masih Terjadi, BPBD Tasikmalaya Verifikasi Rencana Relokasi Warga Cineam

Bupati Cecep Nurul Yakin menegaskan, persoalan anak tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah. Perlindungan anak membutuhkan keterlibatan keluarga, sekolah, masyarakat dan seluruh elemen yang berada di sekitar kehidupan anak.

“Anak-anak harus kita sayangi, kita lindungi, dan kita bangun masa depannya. Ini membutuhkan kolaborasi seluruh pihak,” ujar Cecep Nurul Yakin, Senin (31/8/2026).

Menurutnya, bentuk kasih sayang terhadap anak juga tidak sebatas memberikan kebutuhan materi. Anak membutuhkan perhatian, penerimaan, pendampingan serta dukungan terhadap kesehatan mental dan fisiknya.

Di tengah perkembangan teknologi dan media sosial, perhatian terhadap anak juga harus diperluas hingga ke ruang digital. Bupati mengingatkan bahwa ancaman terhadap anak dapat muncul dalam berbagai bentuk, termasuk kekerasan, perundungan atau bullying hingga cyberbullying.

Ia mengajak seluruh pihak tidak menutup mata terhadap persoalan tersebut dan bersama-sama membangun lingkungan yang membuat anak merasa aman untuk tumbuh dan berkembang.

“Lingkungan anak harus aman dan ramah. Kita harus bersama-sama menghentikan kekerasan dan perundungan, termasuk cyberbullying,” tegasnya.

Pada momentum yang sama, Bupati resmi mengukuhkan Pengurus FAD Kabupaten Tasikmalaya periode 2026-2028.Keberadaan FAD diharapkan tidak berhenti sebagai organisasi anak, tetapi menjadi ruang strategis bagi anak-anak untuk menyampaikan aspirasi sekaligus terlibat dalam pembangunan daerah.

Baca Juga:Maulid Nabi Jadi Momentum, Polres Tasikmalaya Rangkul Komunitas Ojol dalam Doa BersamaRp86 Miliar Digelontorkan untuk Irigasi Tasikmalaya, Naik 3 Kali Lipat dari Tahun Lalu

Bupati menilai anak perlu diberikan kesempatan untuk berbicara mengenai persoalan yang mereka hadapi. Sebab, kebijakan yang berkaitan dengan anak akan berdampak langsung terhadap kehidupan mereka.

0 Komentar