Pergerakan Tanah Masih Terjadi, BPBD Tasikmalaya Verifikasi Rencana Relokasi Warga Cineam

Tim BPBD Kabupaten Tasikmalaya lakukan verifikasi lapangan
Tim BPBD Kabupaten Tasikmalaya lakukan verifikasi lapangan
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Ancaman pergerakan tanah di Kampung Margamulya, Desa Cikondang, Kecamatan Cineam, Kabupaten Tasikmalaya, masih menjadi perhatian serius. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tasikmalaya kini mematangkan rencana relokasi warga terdampak ke lokasi yang dinilai lebih aman.

Langkah tersebut dilakukan melalui verifikasi lapangan yang dilaksanakan pada Kamis (27/8/2026). Tim BPBD turun langsung untuk memastikan kondisi wargaK, data calon penerima relokasi hingga kesiapan lahan yang akan dijadikan lokasi hunian baru.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tasikmalaya, Roni AKS, mengatakan verifikasi menjadi bagian penting sebelum proses relokasi dilaksanakan. Pemerintah perlu memastikan seluruh data dan kondisi di lapangan benar-benar sesuai.

Baca Juga:Makanan Sehat Tak Harus Mahal, Ini Cara Atur Gizi Keluarga di Tengah Tekanan EkonomiMaulid Nabi Jadi Momentum, Polres Tasikmalaya Rangkul Komunitas Ojol dalam Doa Bersama

“Verifikasi ini dilakukan untuk memastikan data warga terdampak, kondisi di lapangan, termasuk rencana lokasi relokasi, semuanya sesuai. Kita ingin proses relokasi benar-benar memberikan tempat yang lebih aman bagi masyarakat,” kata Roni, Minggu (30/8/2026).

Dalam kegiatan tersebut, tim dipimpin Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Kabupaten Tasikmalaya, R. Mauludin Muchamad. Petugas melakukan sinkronisasi data warga yang masuk dalam calon penerima program relokasi.

Selain itu, tim juga meninjau langsung calon lahan relokasi. Peninjauan dilakukan untuk melihat kelayakan lokasi dari berbagai aspek, terutama terkait keamanan dan potensi ancaman bencana di kemudian hari.

Tidak hanya persoalan teknis, BPBD juga memastikan kesiapan warga untuk mengikuti program relokasi. Konfirmasi kepada masyarakat dinilai penting karena relokasi tidak hanya menyangkut pemindahan tempat tinggal, tetapi juga kehidupan sosial dan aktivitas warga.

“Kita juga perlu memastikan masyarakat siap dan memahami rencana relokasi ini. Karena relokasi harus dilakukan secara terencana, baik dari sisi teknis, administratif maupun sosial,” ujar Roni.

BPBD menyebut kondisi di Kampung Margamulya hingga saat ini masih menunjukkan adanya pergerakan tanah. Situasi tersebut membuat pemantauan terus dilakukan bersama pemerintah desa dan instansi terkait.

Pemantauan diperlukan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya pergerakan tanah susulan, terlebih ketika wilayah tersebut diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi.

Baca Juga:Bukan Sekadar Seremonial, KNPI Cianjur Pastikan Program Kepemudaan Tepat Sasaran dan TerukurKebakaran TPA Cioray Mangunreja, Api Masih Dalam Proses Pemadaman

Roni mengimbau warga yang berada di sekitar lokasi terdampak untuk tidak mengabaikan tanda-tanda pergerakan tanah dan meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat hujan berlangsung cukup lama atau dengan intensitas tinggi.

0 Komentar