Tak Tergoyahkan Sejak 2021, Penabur Cirebon Kembali Juara DBL West Java-East

Tak Tergoyahkan Sejak 2021, Penabur Cirebon Kembali Juara DBL West Java-East
Tak Tergoyahkan Sejak 2021, Penabur Cirebon Kembali Juara DBL West Java-East
0 Komentar

JABAR EKSPRES – SMA BPK Penabur Cirebon kembali mengukuhkan dominasinya di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 West Java-East. Tim putri Penabur Cirebon berhasil mempertahankan gelar setelah menundukkan Global Prestasi School (GPS) Bandung dengan skor tipis 47-44 pada partai final, Rabu (23/9).

Kemenangan tersebut tidak datang dengan mudah. GPS Bandung mampu memberikan perlawanan sepanjang pertandingan dan berkali-kali memangkas keunggulan Penabur Cirebon.

Penabur Cirebon sempat mendapatkan momentum pada kuarter ketiga. Skuad asuhan Handika Priya Saputra berhasil membuka jarak hingga enam poin. Namun, keunggulan tersebut belum membuat laga berakhir. Memasuki kuarter keempat, GPS Bandung langsung memberikan tekanan.

Baca Juga:Kalah Setahun Lalu, Trimulia Balas Niners dan Raih Gelar Perdana DBL West Java-EastTrimulia Tantang Niners di Final DBL West Java-East 2026

Tiga menit pertama menjadi periode penting bagi GPS. Mereka mencetak tujuh poin tanpa balas sehingga memangkas jarak menjadi hanya satu angka, 36-35.

Tekanan GPS Bandung berlanjut hingga pertengahan kuarter terakhir. Layup Raihanum Aisha Jasmin membawa GPS berbalik unggul 39-38.

Keunggulan tersebut hanya bertahan sekitar satu menit. Penabur Cirebon kembali mengambil alih melalui tembakan dua angka Inez Angelina Welly yang mengubah skor menjadi 40-39.

Pertandingan semakin menegangkan ketika waktu memasuki dua menit terakhir. Raihanum kembali mencetak dua angka untuk membuat kedudukan imbang 42-42.

Penabur Cirebon kemudian mendapatkan kesempatan melalui tembakan gratis Maria Ilona Larissa. Dua eksekusinya berhasil masuk dan membawa Penabur Cirebon kembali unggul 44-42. GPS belum menyerah. Ketika pertandingan menyisakan 17 detik, Azka Anindya Ramadhani mendapat dua kesempatan tembakan gratis setelah dilanggar saat melakukan layup. Azka menuntaskan keduanya. Skor kembali sama kuat, 44-44.

Saat pertandingan memasuki detik-detik terakhir, Penabur Cirebon membutuhkan satu pemain untuk mengambil keputusan. Inez Angelina Welly menjawab kesempatan tersebut.

Dengan waktu tersisa sekitar 10 detik, Inez melakukan aksi yang membawa Penabur Cirebon kembali unggul sekaligus memastikan gelar juara DBL West Java-East 2026.

Baca Juga:Final DBL West Java-East 2026: Empat Tim, Dua Misi Revans di Bandung ArenaMisi Revans GPS Bandung, Tantang Penabur Cirebon di Final DBL West Java-East 2026

Inez menjadi pencetak angka terbanyak di partai final. Ia mengemas 20 poin dan tujuh rebound untuk membantu Penabur Cirebon mengamankan kemenangan.

Maria Ilona Larissa turut memberikan kontribusi besar dengan 17 poin dan dua steal. Ia juga tampil efektif dari garis tembakan gratis dengan memasukkan tujuh dari delapan percobaan.

0 Komentar