JABAR EKSPRES – Pelaksanaan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi dinilai mengalami peningkatan kualitas pelayanan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Sejumlah inovasi yang diterapkan pemerintah disebut memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi jemaah haji Indonesia selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua DPR RI sekaligus Ketua Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI, Cucun A. Syamsurijal, saat menyampaikan laporan hasil pengawasan dalam Rapat Paripurna DPR RI Ke-3 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.
Baca Juga:Tiga Ruas Jalan Rampung, Bupati Cecep: Mudah-mudahan Tak Ada Lagi Mobil TerperosokKapolres Tasikmalaya Ajak Personel Teladani Akhlak Rasulullah dalam Melayani Masyarakat
Cucun mengatakan, Timwas Haji DPR RI telah melakukan pengawasan sejak tahap persiapan yang dibahas melalui Panitia Kerja (Panja) hingga proses keberangkatan jemaah.
“Alhamdulillah, proses pengawasan kami kawal ketat dari mulai persiapan di Panja hingga keberangkatan. Secara umum, pelaksanaan ibadah haji tahun 2026 ini berjalan jauh lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya,” ujar Cucun, Kamis (27/8/2026).
Ia juga menyoroti penerapan layanan fast track keimigrasian di seluruh embarkasi haji.
Menurutnya, layanan tersebut memberikan kemudahan bagi jemaah karena proses pemeriksaan keimigrasian dapat dilakukan lebih cepat sebelum keberangkatan ke Tanah Suci.
“Begitu pula dengan pelaksanaan layanan fast track keimigrasian di seluruh embarkasi haji, yang terbukti memberikan kemudahan dan kenyamanan nyata bagi jemaah,” katanya.
Berdasarkan hasil pengawasan Timwas Haji DPR RI, terdapat sejumlah capaian positif dalam penyelenggaraan haji tahun ini.
Salah satunya penerbitan visa yang dilakukan lebih awal serta pelaksanaan layanan fast track di embarkasi yang dinilai berjalan baik.
Baca Juga:Bupati Tasikmalaya Apresiasi Dua Pelajar Peraih Medali O2SN Nasional 2026, Buah Perjuangan dari Tingkat DaerahLeuwikeris Jadi Etalase Wisata dan UMKM Tasikmalaya di Jambore Nasional Overlanding Indonesia 2026
Selain itu, distribusi kartu Nusuk juga telah mencapai 100 persen. Kartu tersebut diberikan kepada jemaah secara langsung di embarkasi keberangkatan.
Timwas turut memberikan apresiasi terhadap kinerja Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH). Petugas dinilai menunjukkan kedisiplinan dan kesigapan dalam memberikan pelayanan kepada jemaah selama penyelenggaraan haji.
Meski demikian, Cucun menegaskan bahwa peningkatan pelayanan tersebut tidak berarti pemerintah dapat berhenti melakukan pembenahan.
Timwas Haji DPR RI tetap memberikan sejumlah rekomendasi strategis sebagai bahan evaluasi untuk penyelenggaraan haji pada tahun-tahun berikutnya.
Di bidang fasilitas dan akomodasi, Timwas meminta pemerintah mempertahankan batas maksimal empat jemaah dalam satu kamar. Fasilitas pelayanan di Armuzna juga dinilai perlu ditingkatkan agar kualitasnya dapat memenuhi standar yang lebih baik, termasuk setara dengan paket kelas C.
