Leuwikeris Jadi Etalase Wisata dan UMKM Tasikmalaya di Jambore Nasional Overlanding Indonesia 2026

Suasana Jambore Nasional 2026 Komunitas Overlanding Indonesia yang digelar di kawasan Bendungan Leuwikeris, Ke
Suasana Jambore Nasional 2026 Komunitas Overlanding Indonesia yang digelar di kawasan Bendungan Leuwikeris, Kecamatan Cineam/Foto: Pemkab Tasikmalaya
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Kabupaten Tasikmalaya dipercaya menjadi tuan rumah Jambore Nasional 2026 Komunitas Overlanding Indonesia yang digelar di kawasan Bendungan Leuwikeris, Kecamatan Cineam, pada 21-23 Agustus 2026.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kunjungan kerja Tim Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Republik Indonesia ke Kabupaten Tasikmalaya.

Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin bersama Wakil Bupati Asep Sopari Al-Ayubi turut menghadiri kegiatan yang diikuti komunitas Overlanding Indonesia tersebut.

Baca Juga:Pemkab Tasikmalaya Usulkan Rp400 Miliar untuk Menuntaskan SOR MangunrejaFathir Hadiyyan Faturrohman, Siswa SDN 5 Manonjaya Raih Juara 3 Senam Artistik O2SN Tingkat Nasional

Bupati Cecep mengatakan, Kabupaten Tasikmalaya memiliki kekayaan potensi wisata yang sangat beragam. Mulai dari kawasan pegunungan, persawahan, sungai, pesisir, hutan, air terjun, hingga wisata alam, budaya dan religi.

Menurutnya, keberadaan Bendungan Leuwikeris juga tidak hanya memiliki fungsi sebagai infrastruktur sumber daya air, tetapi berpotensi dikembangkan menjadi ruang interaksi masyarakat sekaligus destinasi wisata.

“Kami sangat terbuka untuk membangun kolaborasi yang lebih luas dengan Komunitas Overlanding dalam memperkenalkan berbagai destinasi wisata di Kabupaten Tasikmalaya. Inilah promosi pariwisata yang tumbuh secara organik dari pengalaman,” ujar Cecep.

Ia menilai kehadiran komunitas Overlanding menjadi peluang strategis untuk memperkenalkan berbagai potensi Kabupaten Tasikmalaya kepada masyarakat yang lebih luas.

Para peserta jambore, kata dia, tidak hanya datang dan berkumpul, tetapi juga dapat merasakan langsung keindahan alam Tasikmalaya, mengenal budaya masyarakat, mencicipi kuliner khas daerah, sekaligus berbelanja berbagai produk UMKM lokal.

“Saya mengucapkan selamat menjelajahi Kabupaten Tasikmalaya. Nikmati alamnya, kenali budayanya, cicipi kulinernya, belanja produk UMKM-nya. Dan yang paling penting, bawa pulang cerita baik tentang Kabupaten Tasikmalaya,” ungkapnya.

Cecep berharap Jambore Nasional Overlanding Indonesia 2026 tidak berhenti sebagai ajang silaturahmi dan berkumpulnya para penggemar perjalanan darat, tetapi mampu memberikan dampak nyata terhadap promosi pariwisata dan pergerakan ekonomi masyarakat.

Baca Juga:Polres Tasikmalaya dan Pokja Jurnalis Perkuat Kemitraan, Bersama Jaga KamtibmasPoliteknik Al Islam Bandung Gelar Webinar Nasional: Solusi Atasi 'Brainrot' Siswa dan 'Burnout' Guru BK

Menurutnya, pengalaman langsung para peserta selama menjelajahi berbagai destinasi di Kabupaten Tasikmalaya dapat menjadi bentuk promosi yang memiliki daya jangkau luas.

Cerita, pengalaman dan dokumentasi yang dibawa pulang para peserta diharapkan turut mengenalkan Tasikmalaya kepada masyarakat di berbagai daerah.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Menteri Transmigrasi RI selaku Ketua Dewan Penasihat Overlanding Indonesia, Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur Dasar Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI, Staf Khusus Menteri Bidang Percepatan Pembangunan Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI, Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Sumber Daya Air pada Pusat Pengembangan Kompetensi Sumber Daya Air, Cipta Karya dan Prasarana Strategis, unsur Forkopimda Kabupaten Tasikmalaya. (Hendi)

0 Komentar