Viral! Pria Diduga ODGJ Dianiaya Dua Pemuda Pakai Helm di Margaasih

ODGJ
Ilustrasi ODGJ
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Media sosial dihebohkan dengan video penganiayaan terhadap pria yang diduga ODGJ di Margaasih, Kabupaten Bandung. Dalam rekaman yang beredar, korban terlihat tengah duduk di depan sebuah warung sebelum didatangi dua pemuda.

Dalam video penganiayaan pria diduga ODGJ di Margaasih itu, dua pemuda tersebut sempat menanyakan sejumlah hal kepada korban. Namun, situasi kemudian berubah. Keduanya tiba-tiba melakukan penganiayaan terhadap pria yang tengah duduk tersebut.

Aksi penganiayaan di Margaasih berlangsung cukup brutal. Korban terlihat berusaha meminta ampun kepada kedua pemuda tersebut. Namun, permintaan korban tidak digubris dan penganiayaan tetap berlanjut.

Baca Juga:Jawa Tengah Jadi Tujuan Investasi Global, Investor Dubai Incar Proyek Mini Refinery Senilai Rp5 TriliunBangka Sepeda Perluas Usaha, Buka Store Kedua di Kota Bandung

Kedua pemuda itu bahkan terlihat menggunakan helm untuk menganiaya korban. Di tengah aksi tersebut, korban terus berteriak kesakitan. Sementara itu, kedua pelaku terdengar meneriakkan kata “bangsat” yang dapat diartikan sebagai tuduhan maling.

Tak hanya melakukan penganiayaan terhadap pria diduga ODGJ, kedua pemuda tersebut juga menyebut akan memanggil warga untuk mengamankan korban. Aksi tersebut kemudian terekam kamera dan videonya menyebar luas di media sosial hingga menjadi perhatian publik.

Menanggapi video viral penganiayaan di Margaasih, Polres Cimahi telah memantau sejumlah rekaman yang beredar di media sosial.

Kasi Humas Polres Cimahi, Iptu Gofur Supangkat mengatakan pihak kepolisian kini tengah melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas korban maupun dua orang yang diduga sebagai pelaku.

“Terkait kejadian penganiayaan tersebut, kami sudah memonitor dari beberapa video di media sosial. Saat ini sedang dalam penyelidikan anggota,” kata Gofur saat dikonfirmasi, Kamis (17/9/2026).

Gofur mengatakan, sejauh ini belum ada laporan resmi dari pihak yang diduga merupakan keluarga korban penganiayaan pria diduga ODGJ di Margaasih. Polisi masih menelusuri keberadaan keluarga atau pihak yang dapat memberikan laporan secara resmi.

Menurut Gofur, apabila korban diketahui tidak memiliki identitas maupun keluarga yang dapat membuat laporan, kepolisian akan tetap menelusuri dugaan tindak penganiayaan terhadap ODGJ tersebut berdasarkan informasi dan video yang beredar.

Baca Juga:MOD Arcade Bandung Buka 24 Jam dengan Fasilitas Gaming hingga RestoTower 30 Meter Roboh Saat Dibongkar, Satu Pekerja Tewas dan Satu Luka Parah

“Kami menelusuri dari terduga pelakunya jika memang korban tidak ada identitas dan tidak punya keluarga untuk membuat laporan resmi. Saat ini masih ditindaklanjuti,” ujar Gofur menutup.

0 Komentar