Rumah dan Toko Sembako di Cipatujah Ludes, Kerugian Ditaksir Rp200 Juta

Tampak rumah dengan kondisi ludes terbakar. Foto Dok. Polsek Cipatujah
Tampak rumah dengan kondisi ludes terbakar. Foto Dok. Polsek Cipatujah
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Kebakaran menghanguskan sebuah rumah permanen dua lantai yang sekaligus digunakan sebagai toko sembako dan warung bensin eceran di Kampung Cisaat II, RT 002 RW 001, Desa Sindangkerta, Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (17/9/2026) pagi.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 05.30 WIB itu mengakibatkan bangunan berukuran sekitar 10×6 meter beserta barang dagangan dan sejumlah peralatan elektronik di dalamnya rusak terbakar. Total kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp200 juta.

Kapolsek Cipatujah Iptu Agus Sukmana mengatakan, kebakaran diduga bermula dari percikan api tungku kayu di dapur yang kemudian menyambar stok bensin eceran jenis 2-Tak.

Baca Juga:Jawa Tengah Jadi Tujuan Investasi Global, Investor Dubai Incar Proyek Mini Refinery Senilai Rp5 TriliunBangka Sepeda Perluas Usaha, Buka Store Kedua di Kota Bandung

“Saat itu korban hendak menanak nasi. Setelah menyalakan tungku, korban meninggalkan dapur sebentar untuk ke kamar mandi. Ketika kembali, api sudah membesar dan menjalar ke area warung,” kata Agus, Kamis (17/9/2026).

Menurut Agus, kondisi di lokasi membuat api cepat membesar. Pasalnya, tempat penyimpanan bensin eceran berada hanya sekitar 1,5 meter dari tungku dapur.

Selain menjual sembako, warung tersebut juga menyimpan berbagai barang dagangan dan peralatan elektronik, termasuk kulkas. Material yang mudah terbakar membuat kobaran api dengan cepat menguasai bagian bangunan.

Kobaran api sempat membuat panik pemilik rumah dan warga sekitar. Setelah mengetahui kebakaran, warga langsung berdatangan dan berupaya melakukan pemadaman dengan peralatan seadanya.

Suraji (52) dan Toto Warsito (49) menjadi saksi yang turut membantu proses pemadaman bersama warga lainnya.

Informasi mengenai kebakaran juga segera disampaikan kepada Polsek Cipatujah, BPBD Kabupaten Tasikmalaya dan pemerintah desa.

Berkat penanganan cepat, api berhasil dilokalisasi dan dipadamkan sekitar satu jam setelah kejadian. Kobaran api tidak sampai merembet ke bangunan rumah warga yang berada di sekitar lokasi.

Baca Juga:MOD Arcade Bandung Buka 24 Jam dengan Fasilitas Gaming hingga RestoTower 30 Meter Roboh Saat Dibongkar, Satu Pekerja Tewas dan Satu Luka Parah

Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut. Polisi mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya ketika menggunakan tungku atau kompor di dekat bahan yang mudah terbakar.

Penyimpanan bahan bakar minyak di lingkungan rumah juga perlu memperhatikan jarak aman dari sumber api guna mencegah kebakaran serupa. (Hen)

0 Komentar