JABAR EKSPRES – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mulai memanaskan mesin politik menuju Pemilu 2029. Salah satu target yang dipasang Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Jawa Barat adalah kembali mengantarkan kader partai ke Senayan melalui setiap daerah pemilihan (dapil).
Ketua DPW PPP Jawa Barat, KH Uu Ruhzanul Ulum, mengatakan strategi tersebut menjadi bagian dari tahapan yang disiapkan partainya untuk menghadapi kontestasi politik mendatang. PPP Jawa Barat saat ini memiliki 11 dapil untuk pemilihan anggota DPR RI.
“Kita punya 11 dapil, mudah-mudahan kembali kepada periode yang sebelum-sebelumnya kita ada beberapa anggota DPR RI dari wilayah Jawa Barat,” ujar Uu kepada awak media dalam kegiatan Musyawarah Anak Cabang (Musancab) PAC PPP Cimahi Tengah, Minggu (23/8/2026).
Baca Juga:Musancab PAC PPP Cimahi, Uu Ruhzanul Ulum Tekankan Kader Harus Punya Ideologi KuatDPC PPP Kota Cimahi Bidik Tambahan Kursi DPRD pada Pemilu 2029
Uu juga menyoroti pentingnya keterwakilan kader dari Jawa Barat untuk maju sebagai calon anggota DPR RI dari wilayah tersebut. Ia menyatakan akan menyampaikan aspirasi itu kepada Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP bersama Agus selaku Ketua Wilayah dan Sekretaris Wilayah.
Menurut Uu, calon legislatif yang berasal dari Jawa Barat dinilai memiliki kedekatan emosional dengan masyarakat di daerah pemilihannya. Kedekatan tersebut dianggap penting agar calon memahami sekaligus memperjuangkan kepentingan masyarakat Jawa Barat ketika berhasil duduk di parlemen.
“Kami tidak mau ada drop-dropan dari luar wilayah Jawa Barat. Pertama, karena untuk terbangunnya hubungan emosional antara calon dan pemilih. Sehingga terbangun emosional dan ujung-ujungnya ingin memperjuangkan,” kata Uu.
Ia menambahkan, alasan kedua berkaitan dengan pemahaman terhadap peta persoalan di Jawa Barat. Dengan mengetahui kondisi dan karakteristik wilayah, kader yang terpilih diharapkan dapat membawa kepentingan daerah ke tingkat nasional.
Atas dasar itu, Uu menyatakan akan meminta DPP agar tidak menempatkan calon dari luar Jawa Barat untuk bertarung memperebutkan kursi DPR RI di dapil Jawa Barat.
“Jadi saya akan mohon, drop-dropan dari DPP untuk dicalonkan bukan orang Jawa Barat untuk DPR RI, kami akan pertimbangkan untuk bisa diterima hal semacam itu,” bebernya.
Kendati demikian, Uu menegaskan dirinya tetap akan menghormati keputusan DPP sebagai pimpinan partai. Aspirasi tersebut disampaikannya sebagai bentuk ikhtiar kader di daerah agar keterwakilan Jawa Barat dalam pencalonan anggota DPR RI lebih kuat.
