PPP Jabar Panaskan Mesin Politik, Bidik Kursi DPR RI dari Kader Jawa Barat

PPP Jabar Panaskan Mesin Politik, Bidik Kursi DPR RI dari Kader Jawa Barat
Musancab PAC Cimahi Tengah, PPP Jawa Barat mulai memanaskan mesin politik menuju Pemilu 2029 dengan membidik kursi DPR RI dan mendorong kader asli Jawa Barat. (Mong)
0 Komentar

“Tetapi, lanjut dia, kalau keputusan DPP seperti itu, ya saya ‘sami’na wa ata’na‘ kepada pimpinan. Hanya mengusulkan sebagai kader di daerah, tidak bisa ataupun diusahakan yang akan dicalonkan di Jawa Barat untuk DPR RI adalah orang Jawa Barat,” tegas Uu.

Selain membidik Pemilu 2029, Uu juga telah memproyeksikan target politik PPP Jawa Barat untuk pemilu legislatif berikutnya. Pada 2031, ia menargetkan PPP Jawa Barat dapat meraih 10 kursi.

Target tersebut juga menyasar perolehan kursi di tingkat daerah. Khusus Kota Cimahi, Uu berharap PPP dapat kembali memperoleh enam kursi DPRD seperti capaian pada periode-periode sebelumnya.

Baca Juga:Musancab PAC PPP Cimahi, Uu Ruhzanul Ulum Tekankan Kader Harus Punya Ideologi KuatDPC PPP Kota Cimahi Bidik Tambahan Kursi DPRD pada Pemilu 2029

Ia juga ingin capaian PPP di kabupaten dan kota lain di Jawa Barat dapat dikembalikan seperti masa kejayaan partai tersebut. Menurutnya, pada periode sebelumnya, terdapat 210 anggota DPR dari tingkat kota dan kabupaten se-Jawa Barat.

“Kemudian anggota DPR provinsinya ada 11. Saya akan mengembalikan itu sebagai tahap awal. Jadi kami tidak mengada-ada dan tidak takabur, hanya ingin mengembalikan keberhasilan yang sudah diraih pada sebelumnya. Itu target saya,” harapnya.

Target tersebut menunjukkan PPP Jawa Barat tidak hanya mempersiapkan diri menghadapi Pemilu 2029, tetapi juga mulai menyusun basis kekuatan politik di tingkat daerah. Konsolidasi struktur partai di tingkat kecamatan menjadi salah satu bagian yang dinilai penting untuk mencapai target tersebut.

Dalam kegiatan Musancab PAC PPP Cimahi Tengah, Uu berharap proses konsolidasi organisasi melahirkan kepengurusan yang memiliki kapasitas dan kemampuan serta memahami identitas PPP sebagai partai Islam.

Ia ingin keberadaan PAC di setiap kecamatan tidak sekadar menjadi struktur administratif partai, tetapi mampu melahirkan tokoh-tokoh PPP yang dikenal masyarakat.

Dengan begitu, masyarakat di tiga kecamatan di Kota Cimahi nantinya diharapkan tidak lagi kesulitan mengenali siapa tokoh PPP yang dapat menjadi representasi partai di wilayah masing-masing.

“Jadi nanti orang tidak akan sulit siapa tokoh partai di Kecamatan Cimahi Utara, Cimahi Tengah, dan Cimahi Selatan,” kata dia mengakhiri pembicaraannya. (Mong)

0 Komentar