DPKP Kota Bandung Digoyang Penipuan Proyek, Kadis Pilih Bungkam

Aroma keterlibatan orang dalam menyeruak dalam skandal penipuan yang memburu para kontraktor di lingkungan Din
Kepala Dinas DPKP Kota Bandung Luthfi Firdau ketikaa talk Show dengan salah satu radio swasta.
0 Komentar

JABAR EKSPRES — Aroma keterlibatan orang dalam menyeruak dalam skandal penipuan yang memburu para kontraktor di lingkungan Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman ( DPKP Kota Bandung ) .

Modus rapi penipu yang mengantongi detail proyek hingga data pribadi rekanan menelan korban hingga puluhan juta rupiah, sementara pimpinan dinas justru memilih bergeming.

Kasus penipuan ini mengatasnamakan Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Perumahan (DPKP Kota Bandung ) menimpa beberapa pengusaha penyedia barang dan jasa.

Baca Juga:Kadin Jabar Tancap Gas Kawal Investasi PSEL Legok Nangka Garapan Sumitomo CorporationIndustri Geospasial Nasional Optimistis Sambut Proyek ILASPP USD 653 Juta

Berdasarkan sumber yang diterima Jabar Ekspres, kasus penipuan ini menimpa beberapa pengusaha penyedia barang dan jasa di lingkungan DPKP Kota Bandung. Sehingga mengalami kerugian puluhan juta rupiah.

Berdasarkan keterangan dari salah satu pengusaha yang enggan disebut Namanya mengatakan, kejadian bermula Ketika menerima pesan WhatsApp yang mengaku sebagai kepala Bidang (Kabid) berinisial YE.

Modus Meminta Uang dengan Janji Paket Pekerjaaan

Pelaku mengirimkan pesan dengan meminta sejumlah uang untuk keperluan Dinas DPKP Kota Bandung.

Sebelumnya muncul keraguan dari pesan yang terkirim itu. Kemudian berusaha untuk melakukan kroscek dengan menepon langsung. Akan tetapi, jawaban yang disampaikan hanya singkat.

“Punten, saya bersama Pak Kadis DPKP sedang ada giat, nanti saya hubungi kembali,” ujar korban seraya menirukan jawaban melalui panggilan telpon.

Tidak selang berapa lama, pelaku kembali mengirimkan pesan dan minta korban segera mentransfer uang Rp 25 juta. Kali ini pelaku memberikan janji akan diberikan paket pekerjaan proyek lainnya.

“Ada keperluan kantor mau abdi selesaikan, kebetulan dana kantor tidak mencukupi. Mudah mudahan ibu bisa bantu talangi sementara kekurangannya, kurangnya 25 JT, pengembaliannya besok siang,” kata korban menirukan ucapan pelaku.

Baca Juga:Dipolisikan Usai Kritik Tata Kelola Pemerintahan KBB, BALAD Desak Copot Kepala BKPSDMAliansi Masyarakat Peduli Bandung Barat Desak Pembatalan Pelantikan Pejabat Eselon III 

Karena merasa yakin yang meminta kabid DPKP Kota Bandung, akhirnya korban menuruti permintaan tersebut dengan mentransfer sesuai permintaa sebesar Rp 25 juta.

Meski begitu, korban mencoba Kembali menelusuri mengenai kebenaran informasi tersebut dengan menanyakan ke pengusaha lain yang telah menjadi rekanan DPKP Kota Bandung.

Alangkah terkejutnya bahwa ternyata banyak rekanan pengusaha yang mengalami nasib sama.

“Ternyata bukan saya sendiri korbannya, ada rekanan lain juga mengalami hal yang sama. Saya langsung lemes,’’ kata dia.

0 Komentar