Prospek Kerja Lulusan Farmasi Kian Luas, UM Bandung Perkuat Kompetensi Mahasiswa

Prospek Kerja Lulusan Farmasi Kian Luas, UM Bandung Perkuat Kompetensi Mahasiswa
Prospek Kerja Lulusan Farmasi Kian Luas, UM Bandung Perkuat Kompetensi Mahasiswa. Foto Istimewa
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Peluang kerja bagi lulusan farmasi terus terbuka seiring berkembangnya sektor pelayanan kesehatan, industri obat, kosmetik, hingga penelitian.

Menjawab kebutuhan tersebut, Program Studi (Prodi) Farmasi Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung memperkuat kompetensi mahasiswa melalui kurikulum berbasis kompetensi, pembelajaran praktik, serta penguatan etika profesi.

Ketua Prodi Farmasi UM Bandung, Mutiara Imansari, mengatakan mahasiswa Farmasi dibekali pemahaman menyeluruh mengenai dunia kefarmasian, mulai dari proses penemuan obat hingga penggunaannya secara tepat di masyarakat.

Baca Juga:Perpres Ojol Masuk Tahap Final, Pengemudi Bakal Diakui sebagai Pelaku UMKMDorong Ekonomi Kreatif Daerah, Tenun Siap Tembus Pasar Global 

“Mahasiswa belajar bagaimana obat ditemukan, diformulasikan, diproduksi, didistribusikan, hingga digunakan secara efektif, aman, dan rasional oleh pasien. Tujuan akhirnya adalah memastikan obat benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Mutiara, Rabu (22/7/2026).

Menurutnya, Prodi Farmasi UM Bandung menerima lulusan SMA atau Madrasah Aliyah jurusan IPA, serta lulusan SMK Farmasi maupun bidang kesehatan lainnya.

Selama perkuliahan, mahasiswa mempelajari berbagai disiplin ilmu, seperti kimia farmasi, kimia medisinal, farmakologi, farmasetika, teknologi farmasi, hingga farmasi klinis dan komunitas.

Ia menuturkan, kebutuhan tenaga kefarmasian saat ini tidak hanya berada di rumah sakit dan apotek, tetapi juga di industri farmasi, industri kosmetik, industri pangan, laboratorium, lembaga penelitian, hingga instansi pemerintah seperti BPOM, Kementerian Kesehatan, dan Dinas Kesehatan. Lulusan juga memiliki peluang menjadi akademisi maupun membangun usaha di bidang kesehatan.

Untuk mendukung kesiapan lulusan memasuki dunia kerja, UM Bandung menerapkan kurikulum berbasis kompetensi yang didukung fasilitas laboratorium modern serta dosen yang berpengalaman di bidangnya.

Di samping penguasaan akademik, mahasiswa juga dibekali nilai-nilai Al-Islam Kemuhammadiyahan sebagai bagian dari pembentukan karakter dan etika profesi.

Mahasiswa Farmasi angkatan 2023, Surya Khairul Rizky, mengatakan proses pembelajaran di Prodi Farmasi cukup menantang karena praktikum dilaksanakan tiga hingga empat kali dalam sepekan dan disertai penyusunan jurnal maupun laporan praktikum.

Baca Juga:Lanjutkan Konsistensi 22 Tahun, DBL Hadirkan Musim Baru Bertema Home of The DreamersImpor Susu Masih 80 Persen, Mentan Buka Peluang Besar bagi Investor Peternakan Sapi Perah

“Prosesnya memang padat, tetapi karena suasananya suportif dan dosennya enak ngajarnya, jadi enggak berasa berat buat para mahasiswa,” ujarnya.

Surya menilai fasilitas laboratorium yang terus diperbarui menjadi salah satu penunjang proses belajar.

Menurutnya, penggunaan alat dan bahan praktikum yang mengikuti perkembangan teknologi membuat mahasiswa lebih siap menghadapi kebutuhan dunia kerja.

0 Komentar