Pemkot Bogor Kebut Kerjakan Lahan dan Jalan untuk Operasi PSEL Bogor Raya 2 di Kayumanis, Wacanakan Pembebasan

Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim saat berada di lokasi Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Bogor Ra
Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim saat berada di lokasi Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Bogor Raya 2 di Kelurahan Kayumanis, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Selasa (21/7/2026). Foto: Sekar Andini
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mengerjakan lahan dan akses jalan menuju lokasi Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Bogor Raya 2 di Kelurahan Kayumanis, Kecamatan Tanah Sareal.

Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim mengatakan, akses dari Jalan Soleh Iskandar, Kecamatan Tanah Sareal menuju lokasi PSEL sepanjang sekitar 1,65 kilometer masih memiliki sejumlah titik yang memerlukan perbaikan agar layak dilalui.

Ia menjelaskan, akses jalan menuju lokasi PSEL perlu disesuaikan karena berada di sepanjang Sungai Angke. Selain itu, pembangunan juga harus memperhatikan Garis Sempadan Sungai (GSS), sehingga diperlukan penguatan konstruksi di sejumlah titik.

Baca Juga:Wabup Tasikmalaya: Pemeriksaan BPK Jangan Dipandang untuk Cari-cari KesalahanPGN Area Karawang Edukasi Masyarakat dan Dukung UMKM lewat Pemanfaatan Gas Bumi di Harkopnas

“Tadi kita jalan kaki sama-sama, masih ada beberapa titik yang harus kami selesaikan. Ada beberapa titik yang harus ada penguatan, ada cut and fill. Kalau diperlukan kita juga ingin membuat geometrinya lebih smooth. Kalau memang harus ada pembebasan lahan sedikit-sedikit, nanti dibantu Pak Sekda untuk segera menyelenggarakan proses pembebasan,” kata Dedie di Kayumanis Kota Bogor, Selasa (21/7/2026).

Pembangunan akses jalan tersebut dilakukan menggunakan alokasi anggaran pemeliharaan rutin karena sebelumnya telah masuk dalam perencanaan.

Pemkot menargetkan akses dari Jalan Soleh Iskandar menuju lokasi PSEL sudah dapat dilalui dengan baik pada November mendatang.

Dalam penguatan jalan, Pemkot Bogor juga melakukan pembetonan, pembangunan turap, hingga pemasangan bronjong secara bertahap.

“Insyaallah November paling tidak dari Jalan Soleh Iskandar sampai lokasi ini (lokasi PSEL di Kayumanis) sudah bisa diakses dengan baik. Nanti sambil berjalan ada pembetonan, penguatan turap atau bronjong secara bertahap,” ujarnya.

Dedie mengatakan pembangunan PSEL Bogor Raya 2 itu merupakan proyek kolaborasi antara Pemerintah Kota Bogor dan pemerintah pusat.

Pemerintah kota bertanggung jawab menyiapkan lahan dalam kondisi clear and clean, membangun akses jalan, membantu proses perizinan, serta memastikan ketersediaan pasokan sampah.

Baca Juga:Kebakaran Berulang di Tasikmalaya, FK Tagana Imbau Waspada Selama Musim KemarauRumah Milik Lansia di Cibalanarik Ludes Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Sementara itu, pembangunan fasilitas utama akan didanai melalui Danantara bersama investor dengan PT PLN sebagai offtaker atau pembeli listrik yang dihasilkan. Proses pengadaan proyek tersebut juga melibatkan Danantara bersama Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian ESDM, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, serta Pemerintah Kota Bogor.

0 Komentar