Karhutla Makin Panas, KLH Segel 68 Perusahaan Pemilik Konsesi

Karhutla Makin Panas, KLH Segel 68 Perusahaan Pemilik Konsesi
Menteri Lingkungan Hidup Mohammad Jumhur Hidayat saat ditemui di Cisarua, Bandung Barat. Dok Jabar Ekspres/Suwitno
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Sebanyak 68 perusahaan pemilik konsesi di Sumatera dan Kalimantan kini masuk radar penindakan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) setelah lahan konsesi mereka ditemukan terbakar.

Menteri Lingkungan Hidup Mohammad Jumhur Hidayat mengatakan, KLH melakukan penyegelan terhadap 68 perusahaan tersebut. Penyegelan dilakukan setelah ditemukan area konsesi yang terbakar.

“Untuk penyelidikan jalan terus. Sampai saat ini kita sudah menyegel 68 perusahaan pemilik konsesi karena ada strict liability,” kata Jumhur di Cisarua, Bandung Barat, Rabu (30/9/2026).

Baca Juga:Kemarau Melanda Jabar, BPBD Catat 404 Karhutla dan 259 Kecamatan Terdampak KekeringanZona Inti IKN Jadi Prioritas Pengamanan Karhutla

Menurut Jumhur, proses penyegelan tersebut belum menjadi akhir dari penegakan hukum. Pemerintah masih melakukan penyelidikan dan verifikasi untuk mengetahui penyebab kebakaran.

“Terbukti di lahan perusahaan sekian hektare terbakar, itu kita nyatakan bersalah dulu sambil kita memverifikasi lebih detail sebab-sebabnya,” ujarnya.

Ia menegaskan, investigasi akan terus dilakukan untuk mengungkap rangkaian peristiwa kebakaran di masing-masing lokasi.

“Jadi akan ada banyak tindakan investigasi,” kata Jumhur.

Selain perusahaan yang disegel, KLH juga mencatat 138 tersangka perorangan dalam penanganan kasus karhutla.

Terhadap para tersangka, penyidik masih mendalami dugaan kesengajaan serta motif di balik pembakaran.

“Kalau tersangka perorangan itu seperti sengaja membakar dan itu akan dilakukan pendalaman lagi apa motif pembakaran tersebut, dan saat ini sudah ada 138 tersangka,” ucapnya.

Jumhur menegaskan, penanganan karhutla tidak hanya berfokus pada penindakan hukum. Pemerintah juga melakukan pengawasan dan pemulihan terhadap wilayah terdampak.

Baca Juga:Cegah Karhutla, Pemprov Jabar Tingkatkan Patroli BerkalaHadapi Ancaman Karhutla, Polrestabes Bandung Siagakan Personel Gabungan

Kondisi di sejumlah wilayah, kata dia, mulai terbantu dengan turunnya hujan. Meski demikian, penanganan karhutla tetap berjalan bersamaan dengan proses investigasi.

Jumhur juga mengapresiasi berbagai pihak yang selama satu hingga dua bulan terakhir berjibaku menangani kebakaran. Mereka di antaranya Manggala Agni, jajaran kehutanan, Masyarakat Peduli Api, TNI-Polri, BNPB, hingga perusahaan di sekitar wilayah terdampak.

“Alhamdulillah beberapa kali sudah mulai turun hujan juga. Tapi yang harus diapresiasi adalah mereka-mereka yang selama satu sampai dua bulan ini berjibaku memadamkan api karhutla, dan saya hormat untuk mereka,” pungkasnya. (Wit)

0 Komentar