JABAR EKSPRES – Sebuah rumah milik warga lanjut usia (Lansia) di Kampung Rancakawung RT 09/RW 03, Desa Cibalanarik, Kecamatan Tanjungjaya, Kabupaten Tasikmalaya, ludes terbakar pada Minggu (19/7/2026). Kebakaran yang diduga dipicu korsleting listrik itu menghanguskan seluruh bangunan rumah dengan kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp80 juta.
Api pertama kali terlihat sekitar pukul 05.00 WIB saat waktu subuh. Dalam waktu singkat kobaran api membesar setelah bagian atap rumah ambruk, sehingga bangunan tidak lagi dapat diselamatkan.
Rumah tersebut merupakan milik Ibu Emin (80) dan dihuni oleh tiga kepala keluarga (KK) dengan total sembilan jiwa. Beruntung, seluruh penghuni berhasil menyelamatkan diri sehingga tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Baca Juga:Bentuk Karakter Anak Lewat Sepak Bola, McDonald’s Indonesia Gelar Football Clinic bersama Coach Indra SjafriDugaan Salah Diagnosis, Ray Martosono Akan Gugat RS Borromeus Bandung
Ketua Forum Koordinasi (FK) Tagana Kabupaten Tasikmalaya, Jembar Adisetya, mengatakan pihaknya langsung bergerak ke lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat untuk membantu proses penanganan bersama unsur terkait.
“Begitu menerima informasi dari warga, kami langsung berkoordinasi dengan petugas pemadam kebakaran, pemerintah desa, serta relawan di lapangan. Fokus utama kami adalah membantu proses pemadaman hingga api benar-benar padam sekaligus memastikan seluruh penghuni dalam kondisi selamat,” ujar Jembar, Minggu (19/7/2026).
Ia menjelaskan, proses pemadaman berlangsung hingga sekitar pukul 08.10 WIB. Upaya pemadaman sempat mengalami kendala karena akses menuju lokasi hanya dapat dilalui kendaraan roda dua, sehingga petugas bersama warga mengandalkan alat sedot air (alkon) untuk menjinakkan kobaran api.
Menurut Jembar, sinergi antara masyarakat, relawan, dan petugas menjadi faktor penting sehingga api tidak sampai merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi kejadian.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Meski rumah habis terbakar, seluruh penghuni berhasil menyelamatkan diri. Kami mengapresiasi kepedulian warga yang turut membantu proses pemadaman sejak awal kejadian,” katanya.
Saat ini kondisi di lokasi telah dinyatakan aman setelah Tim Pemadam Kebakaran bersama Tagana Kabupaten Tasikmalaya menyelesaikan proses penanganan. Dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik, sementara penyebab pasti masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut dari pihak berwenang.
FK Tagana Kabupaten Tasikmalaya juga mengimbau masyarakat agar secara berkala memeriksa instalasi listrik di rumah, terutama pada bangunan yang telah berusia tua, sebagai langkah antisipasi untuk mencegah terjadinya kebakaran serupa. (Hendi)
