JABAR EKSPRES – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat mulai merealisasikan program rehabilitasi sekolah dengan mengawali perbaikan ruang kelas di SD Negeri 1 Cibogo, Kecamatan Lembang, dan SD Negeri 1 Kayu Ambon.
Kedua sekolah tersebut merupakan bagian dari target perbaikan 146 ruang kelas di 79 sekolah dasar (SD) yang akan direalisasikan Pemkab Bandung Barat sepanjang 2026.
Selain rehabilitasi ruang kelas, pemerintah daerah juga menargetkan pembangunan satu ruang kelas baru secara bertahap sesuai kemampuan keuangan daerah.
Baca Juga:Pemkab Bandung Barat Hentikan Proyek Cut and Fill Savona HillsSaguling Biosfer Jadi Arah Baru Pemulihan Lingkungan di Bandung Barat
Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail mengatakan, peningkatan infrastruktur pendidikan menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan layak bagi para siswa.
“Perbaikan ruang kelas dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan anggaran daerah. Kami ingin memastikan anak-anak Bandung Barat dapat belajar di ruang kelas yang lebih aman, nyaman, dan layak,” kata Jeje di Ngamprah, Senin (20/7/2026).
Ia menjelaskan, tahap awal rehabilitasi akan mencakup tiga ruang kelas beserta fasilitas toilet di SD Negeri 1 Cibogo, serta dua ruang kelas di SD Negeri 1 Kayu Ambon. Pekerjaan tersebut ditargetkan mulai dilaksanakan dalam beberapa pekan ke depan.
Menurut Jeje, kondisi SD Negeri 1 Cibogo sebelumnya sempat ditinjau oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat berkunjung kawasan Lembang.
Dalam kunjungan tersebut, gubernur melihat langsung kondisi ruang kelas dan fasilitas sanitasi sekolah yang membutuhkan perbaikan.
“Alhamdulillah, perbaikan ruang kelas dan MCK segera dilaksanakan. Kami juga akan mengupayakan perbaikan pagar depan sekolah yang kondisinya sudah rusak sejak beberapa tahun lalu,” ujarnya.
Jeje berharap seluruh proses rehabilitasi dapat berjalan sesuai rencana sehingga kegiatan belajar mengajar tidak lagi terkendala kondisi bangunan yang rusak.
Baca Juga:PAN Jabar Apresiasi Komitmen Pemkab Bandung Barat Jalankan Pembangunan di Tengah Keterbatasan AnggaranDana Hibah Rp1,5 Miliar Diduga Fiktif, Ketua Yayasan di Bandung Barat Jadi Tersangka
“Semoga seluruh proses berjalan lancar sehingga anak-anak Bandung Barat bisa belajar dengan lebih nyaman dan memperoleh fasilitas pendidikan yang semakin baik,” pungkasnya. (Wit)
