“Dampak kejadian berupa longsoran tebing yang menimpa area pertanian warga seluas kurang lebih dua hektare lebih sehingga mengakibatkan gagal tanam maupun gagal panen. Selain itu, parit saluran air juga tertutup material longsor. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” kata Roni.
BPBD menyebut berdasarkan informasi dari relawan penanggulangan bencana di Kecamatan Salawu, longsor diduga dipicu guncangan gempa bumi magnitudo 5,0 yang terjadi pada Minggu (19/7/2026) pukul 15.11 WIB dengan pusat gempa berada sekitar 79 kilometer barat daya Kabupaten Sukabumi pada kedalaman 23 kilometer.
Saat ini BPBD Kabupaten Tasikmalaya telah berkoordinasi dengan instansi terkait, menerjunkan personel serta logistik, dan masih melakukan asesmen untuk menghitung dampak serta menentukan langkah penanganan selanjutnya. (Hendi)
Reporter: Hendi
