JABAR EKSPRES – Jumlah peserta didik baru di Sekolah Menengah Atas (SMA) Bina Muda, yang berlokasi di wilayah Desa Tenjolaya, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung kembali mengalami peningkatan.
Sebelumnya, SMA Bina Muda sempat mengalami penurunan jumlah siswa baru, akibat adanya kebijakan Pencegahan Anak Putus Sekolah (PAPS), yang diusung Gubernur Provinsi Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Kepala SMA Bina Muda, Fanny Dian Irfani mengatakan, pada sistem penerimaan murid baru (SPMB) tahun ini, pihaknya kembali mengalami peningkatan setelah sebelumnya alami penurunan akibat PAPS.
Baca Juga:JNE Gelar JLC Member Gathering Perdana di Bandung, Bekali Pelaku Usaha Strategi Bisnis dan Perluas JejaringDukung Transisi Energi Nasional, Bio Farma Gandeng PGN Group Manfaatkan CNG di Fasilitas Produksi
“Alhamdulillah, sekarang ada penambahan dari tahun kemarin. Kalau 2025 itu kita justru berkurang dari biasanya, sekarang meningkat lagi,” katanya kepada Jabar Ekspres, Kamis (16/7/2026).
Pada SPMB tahun ini, disampakan Fanny, SMA Bina Muda mencatat sudah menerima sebanyak 385 peserta didik baru.
Kendati demikian, menurutnya pada SPMB 2026 ini, pihaknya cukup merasa kesulitan dengan sistem sekarang dalam mengkondisikan peserta didik baru. “Dampak SPMB bagi sekolah kami tahun ini ada, tapi tidak terlalu signifikan. Hanya saja pengumuman tahap 2 yang terlalu mepet dengan tanggal masuk sekolah hari pertama,” ujar Fanny.
“Kondisi ini menyulitkan kami dalam mengkondisikan murid baru,” tambahnya.
Fanny menerangkan, secara teknis pelaksanaan SPMB tahun ini yang menjadi faktor tantangan pihaknya, yakni mengenai rentang waktu yang berdekatan..
“Hari pertama digunakan untuk pengkondisian murid, untuk siap kembali belajar setelah libur selama hampir satu bulan,” terangnya.
Fanny menyampaikan, pengkondisian tersebut, dilakukan bersama wali kelas untuk mengingatkan kembali aturan dan kebiasaan yang ada di sekolah.
“Selain itu, dilakukan pula pengkondisian ruangan belajar agar nyaman digunakan saat proses belajar mengajar berlangsung,” imbuhnya.
Baca Juga:Kapolres Tasikmalaya Pererat Soliditas dengan Kodim 0612, Komitmen Jaga Keamanan Wilayah BersamaKapolres Tasikmalaya Pererat Soliditas dengan Kodim 0612, Komitmen Jaga Keamanan Wilayah Bersama
Meski menurutnya rentang waktu setiap tahapan berdekatan, namun dalam hal ini pihaknya tetap melangsungkan SPMB sesuai jadwal dan aturan, tanpa harus menunda pelaksanaan.
Adapun yang tetap jadi perhatian untuk dibekali kepada para peserta didik baru, SMA Bina Muda terus mengedukasi bahaya perundungan alias bullying.
Menurut Fanny, perilaku siswa yang dapat merugikan diri sendiri serta orang lain tidak bisa diberikan toleransi, sehingga SMA Bina Muda menekankan kepada peserta didik baru untuk menghindari dan mencegah perundungan.
