Pelaksanaan APBN 2025 Sudah Efektif dan Efisien, Benarkah?

Pelaksanaan APBN 2025 Sudah Efektif dan Efisien, Benarkah?
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (tengah) mengikuti rapat kerja dengan Banggar DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (14/7/2026). Rapat tersebut membahas pokok-pokok RUU tentang Pertanggungjawaban atas pelaksanaan APBN Tahun Anggaran 2025 dan pembentukan panja-panja. ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/YU
0 Komentar

“Di tengah tingginya ketidakpastian global, APBN terus hadir sebagai instrumen yang adaptif dan handal dalam menjaga ketahanan ekonomi nasional. Pemerintah memanfaatkan APBN secara optimal sebagai shock absorber untuk melindungi masyarakat dari dampak gejolak ekonomi, menjaga stabilitas ekonomi, sekaligus mengakselerasi pelaksanaan berbagai agenda pembangunan,” ungkap dia.

“Hal tersebut sejalan dengan arah kebijakan fiskal tahun 2025 yang ditempuh secara ekspansif guna mendukung pertumbuhan ekonomi dengan menjaga APBN tetap kredibel, responsif, dan efektif dalam mendukung agenda pembangunan nasional,” kata Menkeu.

Di samping itu, untuk memperkuat dampak kebijakan fiskal bagi masyarakat, pemerintah memberikan paket stimulus ekonomi secara bertahap di setiap kuartal sepanjang tahun 2025.

Baca Juga:8 Siswa SMPN 1 Pagerageung Dikeluarkan, Disdikbud Kabupaten Tasikmalaya Panggil Kepsek Hingga Guru BKMotor Tinggal Empat Kali Cicilan Digondol Maling, Pemilik Tak Kuasa Tahan Haru Saat Kendaraannya Kembali

“Stimulus ini diarahkan untuk menjaga daya beli, mendorong konsumsi domestik, serta memperkuat sektor riil melalui dukungan bagi UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah), sektor padat karya, perumahan, program magang, hingga diskon tiket pada masa liburan, serta pemberdayaan generasi muda dengan total stimulus mencapai Rp110,7 triliun,” ucap Purbaya.

0 Komentar