JABAR EKSPRES – Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) kelompok 08 Universitas Bhakti Kencana (UBK) menyelenggarakan kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga RW 20 Desa Lamajang pada 4–5 Agustus 2026.
Kegiatan ini dilaksanakan secara door-to-door, di mana mahasiswa mendatangi rumah-rumah warga secara langsung agar layanan kesehatan dapat diakses dengan lebih mudah oleh seluruh masyarakat.
Wilayah RW 20 sendiri terdiri atas 3 RT, sehingga metode door-to-door dipilih untuk memastikan pelayanan kesehatan dapat menjangkau warga secara merata di seluruh wilayah tersebut.
Baca Juga:Mahasiswa KKN 08 UBK Luncurkan LAMAKOMPOS di Desa Lamajang, Inovasi Pengelolaan Sampah Berbasis MasyarakatMahasiswa Universitas Bhakti Kencana Wujudkan Desa Sehat dan Mandiri Lewat Program KKN di Mandalahaji
Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja dibidang kesehatan yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin sebagai langkah deteksi dini terhadap penyakit tidak menular.
Dengan mengetahui kondisi kesehatan sejak awal, masyarakat diharapkan mampu mengambil langkah pencegahan dan penanganan yang tepat untuk menjaga kualitas hidup.
Pelayanan yang diberikan meliputi pengukuran berat badan, pemeriksaan tekanan darah, pemeriksaan gula darah sewaktu (GDS), serta pemeriksaan kadar asam urat.
Program ini berhasil menjangkau 100 orang yang mengikuti pemeriksaan selama dua hari pelaksanaan.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, ditemukan bahwa 68% peserta memiliki tekanan darah di atas batas normal atau mengalami hipertensi.
Temuan ini menunjukkan bahwa hipertensi masih menjadi salah satu permasalahan kesehatan yang cukup dominan di lingkungan RW 20 Desa Lamajang dan memerlukan perhatian melalui perubahan pola hidup serta pemantauan kesehatan secara berkala.
Pada pemeriksaan gula darah sewaktu, hanya satu orang yang teridentifikasi memiliki kadar gula darah rendah, sedangkan peserta lainnya menunjukkan hasil yang tidak mengarah pada kondisi hipoglikemia saat pemeriksaan dilakukan.
Baca Juga:Mahasiswa KKN dan Dosen Bhakti Kencana University Memberikan Edukasi Penanggulangan TB Paru di Desa LamajangRemaja Ceria Tingkatkan Pengetahuan Pencegahan Anemia pada Siswa Kelas IX SMPN 1 Rancabali
Sementara itu, hasil pemeriksaan kadar asam urat menunjukkan bahwa 33% peserta memiliki kadar asam urat yang tinggi, sehingga diperlukan edukasi mengenai pola makan sehat, aktivitas fisik, dan pemeriksaan kesehatan rutin untuk mencegah komplikasi lebih lanjut.
Pelaksanaan kegiatan ini mendapat sambutan yang sangat positif dari masyarakat.
Warga menunjukkan antusiasme tinggi dan menyambut baik kedatangan mahasiswa KKN yang memberikan layanan kesehatan langsung ke rumah masing-masing.
Selain melakukan pemeriksaan, mahasiswa juga memberikan edukasi singkat mengenai pentingnya menerapkan gaya hidup sehat sebagai upaya pencegahan penyakit tidak menular.
