JABAR EKSPRES – Pertumbuhan nilai properti yang diklaim mencapai lebih dari 8 persen per tahun mendorong Kota Baru Parahyangan menghadirkan Wangsakerta Business Loft.
Ruang usaha modern ini diproyeksikan menjadi pilihan baru bagi pelaku usaha maupun investor yang membidik pasar Bandung Raya.
Direktur Kota Baru Parahyangan, Ryan Brasali, mengatakan, Wangsakerta Business Loft dirancang untuk mengakomodasi berbagai kebutuhan usaha, khususnya sektor perkantoran, seperti perusahaan jasa profesional, konsultan, firma hukum, agensi kreatif, startup, hingga berbagai bisnis berbasis layanan.
Baca Juga:193 Warga Tasikmalaya Terima Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya, Anggaran Capai Rp3,86 MiliarKorban Kebakaran Sodonghilir Mulai Terima Bantuan Darurat, Delapan Rumah Rusak Berat
“Kehadiran Wangsakerta Business Loft merupakan jawaban atas meningkatnya kebutuhan ruang usaha profesional seiring berkembangnya Kota Baru Parahyangan sebagai kota mandiri,” kata Ryan melalui keterangan resminya, Jumat (7/8/2026).
Menurutnya, pertumbuhan kawasan yang konsisten, didukung pembangunan infrastruktur dan bertambahnya fasilitas, menjadi fondasi kuat bagi pengembangan investasi properti di kawasan tersebut.
“Pertumbuhan nilai properti di Kota Baru Parahyangan yang mencapai lebih dari 8 persen per tahun menunjukkan bahwa kawasan ini terus berkembang menjadi destinasi investasi yang prospektif. Pertumbuhan tersebut didukung pembangunan kawasan yang konsisten, bertambahnya fasilitas kota, meningkatnya jumlah penghuni yang kini telah mencapai sekitar 4.500 kepala keluarga, serta konektivitas yang semakin baik,” katanya.
Wangsakerta Business Loft mengusung konsep arsitektur modern kontemporer dengan fungsi ruang yang dinamis. Bangunan memadukan material Quadra, kaca berukuran besar, serta desain fasad elegan yang memberikan citra profesional bagi perusahaan maupun pelaku usaha yang ingin mengembangkan bisnis di lingkungan premium.
Ruang usaha tersebut berlokasi di kawasan Tatar Wangsakerta dengan akses sekitar 1,5 kilometer dari gerbang utama Kota Baru Parahyangan.
Lokasinya juga berdekatan dengan berbagai fasilitas yang telah beroperasi, mulai dari institusi pendidikan, Town Center sebagai pusat aktivitas komersial dan gaya hidup, area rekreasi, hingga fasilitas publik lainnya. Kondisi tersebut dinilai mampu menciptakan captive market yang mendukung pertumbuhan aktivitas ekonomi di kawasan.
Selain didukung perkembangan kawasan, akses menuju Jalan Tol Cipularang dan Stasiun Kereta Cepat Whoosh Padalarang juga menjadi nilai tambah bagi Wangsakerta Business Loft.
Baca Juga:Golkar Cianjur Dukung Pemkab Bangun Infrastruktur MerataFinal Piala Presiden Jadi Bukti Proses Persib Berjalan di Jalur yang Tepat
“Konektivitas itu diharapkan semakin meningkatkan mobilitas pelaku usaha maupun pelanggan serta memperkuat prospek investasi di Kota Baru Parahyangan,” katanya.
